TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 15, 2026
2 min read
2

Harga jagung berjangka di Chicago Board of Trade turun ke level terendah dalam empat minggu. Penurunan ini terjadi setelah pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok berakhir tanpa komitmen spesifik mengenai pembelian produk pertanian.
Pelaku pasar menyatakan kekecewaan bahwa pertemuan puncak antara pemimpin AS dan Tiongkok tidak menghasilkan rincian pasti mengenai volume pembelian. Presiden Trump mengindikasikan Tiongkok akan membeli kedelai senilai 'miliaran dolar', namun kurangnya spesifikasi ini berkontribusi pada ketidakpastian pasar.
Ekspektasi penjualan produk pertanian senilai 'puluhan miliar dolar', seperti yang disebutkan oleh seorang pejabat AS, tidak cukup untuk menopang harga. Para pedagang telah mengantisipasi kesepakatan baru untuk jagung, sorgum, atau gandum. Hal ini, bersama dengan penjualan teknis, menambah tekanan penurunan pada harga biji-bijian berjangka.
Pasar biji-bijian kini menghadapi ketidakpastian akibat hasil negosiasi perdagangan yang tidak jelas. Arah harga di masa depan akan sangat bergantung pada pengumuman pembelian konkret dari Tiongkok atau kemajuan baru dalam hubungan perdagangan.
T: Mengapa harga jagung berjangka mencapai level terendah dalam empat minggu?
J: Harga turun karena kurangnya komitmen spesifik dari Tiongkok untuk membeli produk pertanian AS setelah pembicaraan perdagangan baru-baru ini.
T: Apa ekspektasi pasar sebelum pertemuan puncak?
J: Para pedagang telah mengantisipasi Tiongkok akan setuju untuk membeli volume signifikan biji-bijian AS seperti jagung, sorgum, atau gandum.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait