TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
1월 23, 2026
2 min read
2

Kepler Cheuvreux telah menurunkan peringkat saham Coca-Cola HBC (CCH) menjadi "Kurangi" dari peringkat "Tahan" sebelumnya. Revisi ini mencerminkan kekhawatiran atas rencana akuisisi strategis perusahaan dan potensi dampaknya terhadap kinerja keuangan jangka pendek.
Penurunan peringkat ini, yang dipimpin oleh analis Richard Withagen, terutama didorong oleh rencana akuisisi Coca-Cola Beverages Africa (CCBA). Perusahaan berpendapat bahwa kesepakatan ini kemungkinan akan menghambat penciptaan nilai dalam jangka pendek dan membebani pengembalian bagi pemegang saham. Mencerminkan sikap hati-hati ini, Kepler Cheuvreux juga telah memangkas target harga saham menjadi 3.400p dari 3.830p.
Pasar bereaksi negatif terhadap berita tersebut. Menyusul pengumuman tersebut, saham Coca-Cola HBC turun 1,5% dalam perdagangan di London pada pukul 11:50 GMT. Penurunan harga yang segera ini menunjukkan bahwa investor menanggapi kekhawatiran analis tentang kesepakatan CCBA dengan serius.
Penurunan peringkat ini menyoroti potensi risiko yang terkait dengan akuisisi CCBA. Investor dan pasar yang lebih luas akan memantau dengan cermat bagaimana Coca-Cola HBC mengelola integrasi dan apakah manfaat jangka panjang yang diharapkan akan lebih besar daripada tekanan keuangan jangka pendek yang disoroti oleh analis.
T: Mengapa saham Coca-Cola HBC diturunkan peringkatnya?
J: Saham tersebut diturunkan peringkatnya oleh Kepler Cheuvreux karena kekhawatiran bahwa rencana akuisisinya terhadap Coca-Cola Beverages Africa akan menghambat penciptaan nilai dalam jangka pendek.
T: Berapa target harga baru untuk Coca-Cola HBC?
J: Target harga baru untuk saham CCH telah diturunkan menjadi 3.400p dari target sebelumnya 3.830p.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait