TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 23, 2026
2 min read
3

Saham Bausch Health (NYSE:BHC) mengalami penurunan signifikan sebesar 8% menyusul pengumuman perusahaan bahwa uji klinis Fase 3 untuk pengobatan ensefalopati hepatik yang baru tidak mencapai titik akhir utamanya.
Program klinis global RED-C perusahaan mengevaluasi obat yang ditujukan untuk orang dewasa dengan sirosis hati. Meskipun dianggap aman, obat tersebut gagal mencegah secara efektif episode pertama ensefalopati hepatik, komplikasi fungsi otak parah yang timbul dari sirosis. Program ini melibatkan dua uji coba dengan lebih dari 1.000 pasien di 17 negara.
Reaksi pasar segera adalah aksi jual tajam saham Bausch Health, mencerminkan kekecewaan investor. Kegagalan ini merupakan kemunduran yang signifikan, karena saat ini belum ada pengobatan yang disetujui untuk mencegah timbulnya kondisi ini. CEO Thomas J. Appio mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang meninjau seluruh kumpulan data untuk jalur pengembangan baru yang potensial.
Meskipun hasil uji coba ini jelas mengecewakan, Bausch Health telah menyatakan komitmennya yang berkelanjutan untuk mengembangkan pengobatan baru di bidang hepatologi. Investor akan memantau dengan cermat langkah selanjutnya perusahaan dan bagaimana rencana mereka untuk memanfaatkan data ekstensif yang dikumpulkan dari uji coba tersebut.
T: Mengapa harga saham Bausch Health turun?
J: Saham tersebut turun 8% setelah uji klinis Fase 3 untuk pengobatan ensefalopati hepatik potensial gagal mencapai tujuan utamanya.
T: Apa tujuan dari uji coba yang gagal itu?
J: Uji coba tersebut bertujuan untuk menguji efektivitas obat dalam mencegah terjadinya ensefalopati hepatik pertama kali pada pasien dewasa dengan sirosis hati.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait