TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 03 18, 2026
2 min read
30

Saham-saham kecerdasan buatan (AI) Tiongkok melonjak pada hari Rabu, didorong oleh pernyataan positif dari CEO Nvidia Jensen Huang mengenai OpenClaw dan teknologi agen AI. Dukungan ini memicu minat investor yang signifikan pada perusahaan-perusahaan yang mengembangkan penawaran serupa.
Reli ini mendapatkan momentum setelah Huang menyebut teknologi tersebut sebagai “ChatGPT berikutnya” dalam sebuah wawancara media, menandakan potensinya sebagai pendorong pertumbuhan utama bagi industri AI. OpenClaw adalah alat sumber terbuka yang memungkinkan AI untuk melakukan tugas-tugas otomatis di komputer pengguna, seperti menyortir file dan menanggapi pesan. Pengembang AI Tiongkok telah secara aktif mengintegrasikan kemampuan ini selama sebulan terakhir.
Startup AI mengalami kenaikan substansial, dengan MiniMax Group Inc dan Zhipu masing-masing naik 16% dan 10%. Perusahaan komputasi awan dan AI, termasuk UCloud Technology Co Ltd dan Hangzhou Shunwang Tech, juga melihat saham mereka naik 12% hingga 14%. Perusahaan teknologi yang lebih besar seperti Alibaba Group dan Baidu Inc mencatat kenaikan moderat sebesar 2,8% dan 0,6%.
Meskipun industri menunjukkan adopsi yang cepat, regulator Tiongkok mengambil pendekatan yang hati-hati. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi telah mengeluarkan peringatan tentang potensi risiko keamanan yang terkait dengan implementasi OpenClaw tertentu, dan penggunaannya pada perangkat resmi pemerintah dilaporkan telah diblokir.
T: Apa itu OpenClaw?
J: Ini adalah alat AI sumber terbuka yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas otomatis dan independen langsung di komputer pribadi pengguna.
T: Mengapa saham AI Tiongkok menguat?
J: Katalis utama adalah dukungan publik terhadap OpenClaw dan agen AI oleh CEO Nvidia Jensen Huang, yang meningkatkan kepercayaan investor terhadap masa depan teknologi tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.