TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 27, 2026
2 min read
19

Perusahaan minyak besar AS Chevron sedang bernegosiasi dengan Irak untuk mendapatkan persyaratan yang lebih menguntungkan untuk ladang minyak West Qurna 2. Ini adalah prasyarat untuk mengakuisisi aset tersebut dari Lukoil Rusia, yang harus menjual sahamnya karena sanksi AS.
Kemajuan kesepakatan ini bergantung pada peningkatan keuntungan dari proyek tersebut, yang beroperasi di bawah kontrak layanan yang lebih lama dan kurang menguntungkan.
Ladang West Qurna 2 adalah salah satu yang terbesar di dunia, menyumbang sekitar 10% dari total produksi minyak Irak. Sanksi yang diberlakukan terhadap Lukoil setelah perang di Ukraina telah mempersulit operasi internasionalnya, memaksa divestasi aset-aset penting.
Perusahaan minyak milik negara Irak, Basra Oil Company, telah mengambil alih operasi sementara sambil menunggu penyelesaian kepemilikan ladang tersebut.
Kesepakatan yang berhasil akan menandai ekspansi signifikan bagi Chevron di Irak. Ini juga sejalan dengan strategi Irak untuk menarik investasi besar dengan beralih dari kontrak layanan ke perjanjian bagi hasil yang lebih menarik, sebuah model yang baru-baru ini membawa kembali perusahaan seperti TotalEnergies dan BP.
Negosiasi sedang berlangsung dan setiap persyaratan baru akan memerlukan persetujuan dari kabinet Irak.
Pembicaraan antara Chevron dan kementerian minyak Irak merupakan momen penting bagi sektor energi Irak. Kesepakatan yang diselesaikan dapat menetapkan preseden baru untuk kontrak investasi asing di negara tersebut, berpotensi meningkatkan kapasitas produksi jangka panjangnya.
T: Mengapa Lukoil menjual sahamnya di West Qurna 2?
J: Penjualan ini dipicu oleh sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan Rusia, yang telah mempersulit Lukoil untuk melanjutkan operasi internasionalnya.
T: Apa syarat utama Chevron untuk pengambilalihan ini?
J: Chevron mencari persyaratan kontrak yang lebih baik yang memberikan keuntungan finansial yang lebih tinggi dibandingkan dengan perjanjian layanan yang ada.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.