Canton Network Memperluas Repo On-Chain ke Perdagangan Lintas Batas

TrustFinance Global Insights
1月 15, 2026
2 min read
1

Perkembangan Kunci dalam Keuangan On-Chain
Konsorsium perusahaan keuangan besar yang dipimpin oleh Digital Asset telah berhasil menyelesaikan putaran transaksi ketiga di Jaringan Canton. Uji coba ini memperluas aktivitas repo intraday on-chain untuk mencakup berbagai mata uang, berbagai jenis jaminan, dan aliran lintas batas, menandai langkah signifikan bagi adopsi blockchain di pasar modal.
Tinjauan Operasional
Uji coba terbaru memanfaatkan deposito bank komersial yang ditokenisasi yang disediakan melalui Digital Settlement House (DiSH) LSEG untuk bagian kas transaksi, diselesaikan dalam euro dan dolar AS. Pendekatan ini menawarkan alternatif "uang tunai riil" untuk stablecoin. Jaminan yang digunakan meliputi obligasi pemerintah Eropa dan surat utang AS yang ditokenisasi. Kelompok kerja diperluas untuk mencakup infrastruktur utama Eropa seperti Euroclear dan Euronext.
Dampak Ekonomi dan Pasar
Inisiatif ini bertujuan untuk membuat jaminan dan uang tunai bergerak mendekati waktu nyata pada buku besar bersama, yang dapat secara signifikan meningkatkan likuiditas dan efisiensi dalam pembiayaan terjamin. Meskipun teknologinya terbukti berhasil, Digital Asset mengidentifikasi hambatan operasional sebagai tantangan utama untuk peluncuran yang lebih luas. Perusahaan menyatakan bahwa proses orientasi Know Your Customer (KYC) tradisional tetap menjadi faktor yang memakan waktu, memperlambat adopsi.
Ringkasan dan Prospek
Kelompok kerja berencana untuk melanjutkan kolaborasinya hingga tahun 2026, berfokus pada penciptaan infrastruktur pasar modal yang skalabel dan selalu aktif. Upaya di masa depan kemungkinan akan berfokus pada penyederhanaan proses operasional agar sesuai dengan kecepatan teknologi yang mendasarinya dan mendorong interoperabilitas yang lebih besar dalam kerangka pasar yang diatur.
FAQ
T: Apa pencapaian utama dari uji coba ini?
J: Berhasilnya pelaksanaan transaksi repo multi-mata uang dan lintas batas secara on-chain menggunakan deposito bank komersial yang ditokenisasi alih-alih stablecoin.
T: Apa hambatan utama untuk adopsi yang lebih luas?
J: Hambatan utamanya bersifat operasional daripada teknis, khususnya waktu yang lama yang dibutuhkan peserta pasar untuk menyelesaikan proses orientasi KYC tradisional.
Sumber: Investing.com
Ditulis oleh

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Pilihan terbaik minggu ini
Dapatkan E-Book SMC Gratis: Strategi Trading Terbaik Tahun 2025! Senilai Rp4,200,000
7 Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin di Pasar Global
Analisis 15 Cryptocoin yang Layak Diinvestasikan pada 2025: Peluang dan Tren Pasar Kripto
Daftar Hari Ini untuk Mendapatkan E-book Gratis!
Apa itu Bitcoin? Mengapa ini menjadi mata uang digital yang menarik perhatian di seluruh dunia?
Artikel Terkait







