Investor Inggris Beralih dari Pasar Domestik ke AS dalam Prospek 2026

User profile image

TrustFinance Global Insights

1月 15, 2026

2 min read

3

Investor Inggris Beralih dari Pasar Domestik ke AS dalam Prospek 2026

Kepercayaan Investor Inggris Sentuh Titik Terendah untuk Tahun 2026

Survei baru dari CMC Markets mengungkapkan pesimisme signifikan di kalangan investor Inggris mengenai kinerja pasar domestik pada tahun 2026. Sebagian besar kini beralih ke pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik.

Gambaran Umum Sentimen Investor

Survei tersebut melaporkan prospek yang suram, dengan pasar Inggris dinilai rata-rata hanya 4,3 dari 10 untuk tahun 2026. Khususnya, 22% responden menyatakan pesimisme ekstrem. Hanya 3% yang percaya Inggris akan menjadi pasar dengan kinerja terkuat, menempatkannya di belakang AS (43%), Timur Jauh (26%), dan Eropa Kontinental (10%).

Faktor Ekonomi dan Dampak Pasar

Menurut Laurence Booth dari CMC Markets, sentimen telah diredam oleh tahun 2025 yang penuh tantangan dan Anggaran Musim Gugur November 2025 yang kurang diterima dengan baik. Faktor-faktor seperti tarif pajak yang lebih tinggi dan ambang batas pajak penghasilan yang dibekukan mendorong investor untuk mencari peluang di luar negeri, membuat produk perdagangan yang efisien pajak menjadi lebih menarik.

Ringkasan

Ketidakpastian yang berlaku dan kebijakan fiskal yang tidak menguntungkan mengalihkan modal investor Inggris dari lanskap domestik. Tren ini menunjukkan preferensi berkelanjutan untuk pasar internasional, dengan investor memantau ketat perubahan kebijakan yang dapat mengembalikan kepercayaan pada aset Inggris.

FAQ

T: Mengapa investor Inggris pesimis tentang prospek pasar 2026?
J: Sentimen rendah karena tahun 2025 yang penuh tantangan, Anggaran Musim Gugur yang kurang diterima dengan baik, pajak yang lebih tinggi, dan ambang batas pajak penghasilan yang dibekukan.

T: Pasar mana yang lebih disukai investor Inggris?
J: Amerika Serikat adalah pilihan utama (43%), diikuti oleh Timur Jauh (tidak termasuk Jepang) (26%).

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.