Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 16, 2026
2 min read
55

Laporan baru dari Bank of America (BofA) menunjukkan bahwa reformasi pajak Brasil yang akan datang akan mendistribusikan kembali beban pajak di berbagai industri daripada memberlakukan kenaikan seragam. Analisis ini berfokus pada transisi ke sistem pajak pertambahan nilai (PPN) yang baru.
Reformasi Brasil akan mengonsolidasikan beberapa pajak tidak langsung menjadi struktur PPN ganda, yang terdiri dari CBS federal dan IBS negara bagian/kota. Perubahan ini dirancang untuk menyederhanakan kelayakan kredit pajak. Transisi ini dijadwalkan dimulai dengan fase uji coba pada tahun 2026, diikuti dengan implementasi bertahap dari tahun 2027 hingga 2033.
BofA mengidentifikasi sektor telekomunikasi sebagai yang paling terekspos pada fase awal yang dimulai pada tahun 2027, dengan TIM dan Vivo disebutkan secara spesifik. Pada tahun 2033, platform teknologi dan perusahaan perangkat lunak dengan biaya personel tinggi diperkirakan akan menghadapi kenaikan pajak utama jangka panjang terbesar karena deduktibilitas yang lebih rendah. Meskipun ada proyeksi ini, BofA menyatakan belum memasukkan dampak ini ke dalam model keuangannya atau mengubah peringkat perusahaan.
Dampak sebenarnya pada setiap perusahaan akan bergantung pada insiden pajak bersih setelah kredit diterapkan. Kemampuan untuk membebankan biaya kepada pelanggan yang dapat mengklaim kembali PPN dapat mengurangi beban. Investor akan memantau dengan cermat bagaimana perubahan ini berkembang selama dekade berikutnya.
T: Kapan reformasi pajak Brasil akan sepenuhnya diterapkan?
J: Konvergensi penuh ke sistem PPN ganda yang baru diharapkan selesai pada tahun 2033.
T: Sektor mana yang menghadapi kenaikan pajak jangka panjang tertinggi?
J: Perusahaan teknologi dan perangkat lunak dengan biaya personel tinggi diproyeksikan menghadapi kenaikan pajak utama jangka panjang terbesar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.