TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 07, 2026
2 min read
10

Saham produsen peralatan chip asal Belanda, ASML, mengalami penurunan signifikan menyusul proposal undang-undang baru AS yang bertujuan untuk lebih membatasi ekspor teknologi ke Tiongkok. Saham tersebut turun sebanyak 4,7% sebelum sedikit pulih dan diperdagangkan 4,1% lebih rendah pada 1.114 euro.
Anggota parlemen AS memperkenalkan rancangan undang-undang yang, jika disahkan dan diberlakukan oleh Belanda, dapat menghalangi ASML untuk menjual dan melayani peralatan litografi imersi Deep Ultraviolet (DUV) canggihnya di Tiongkok. ASML adalah pemasok global dominan untuk peralatan pembuatan chip yang krusial ini. Baik ASML maupun pemerintah Belanda menahan diri untuk tidak berkomentar mengenai legislasi AS yang diusulkan.
Dampak finansial potensial telah menarik berbagai pendapat dari analis pasar. Analis Citi menyatakan pandangan negatif terhadap perkembangan ini. Degroof Petercam memperkirakan aturan baru tersebut dapat mengurangi penjualan ASML sebesar persentase satu digit. Sebaliknya, JPMorgan memproyeksikan dampak yang lebih parah, dengan potensi penurunan laba per saham (EPS) hingga 10%. JPMorgan juga mencatat bahwa meskipun penjualan ke wilayah lain mungkin meningkat, hal itu tidak akan sepenuhnya mengimbangi pendapatan yang hilang dari Tiongkok dan kemungkinan akan memperburuk kekurangan chip global saat ini.
Legislasi AS yang diusulkan memperkenalkan ketidakpastian signifikan bagi operasi ASML di Tiongkok, pasar yang diproyeksikan menyumbang 20% dari total penjualannya pada tahun 2026. Meskipun dampak finansial langsung masih diperdebatkan, risiko yang lebih luas dari eskalasi gangguan rantai pasokan chip global adalah perhatian utama bagi investor. Pasar akan memantau dengan cermat kemajuan rancangan undang-undang tersebut dan tanggapan selanjutnya dari pemerintah Belanda.
Q: Mengapa harga saham ASML turun?
A: Saham tersebut turun karena proposal undang-undang AS yang dapat lebih membatasi penjualan peralatan pembuatan chip krusial ASML ke Tiongkok, pasar yang signifikan bagi perusahaan.
Q: Peralatan spesifik apa yang terpengaruh oleh pembatasan yang diusulkan?
A: Rancangan undang-undang tersebut menargetkan peralatan litografi imersi DUV Deep Ultraviolet ASML, yang penting untuk memproduksi sirkuit kompleks pada chip komputer.
Q: Apa dampak finansial potensial terhadap ASML?
A: Estimasi analis bervariasi, mulai dari penurunan penjualan persentase satu digit hingga potensi pengurangan laba per saham (EPS) sebesar 10%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait