TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
2

Pasar saham Asia mengalami penurunan yang luas, terutama didorong oleh aksi jual saham teknologi. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 1,7 persen, sementara ekuitas Indonesia anjlok lebih dari 2 persen menyusul penurunan prospek peringkat kredit oleh Moody's, menandai pukulan signifikan bagi perekonomian negara.
Di Seoul, produsen chip Samsung Electronics dan SK Hynix melihat saham mereka jatuh, berkontribusi pada kemunduran sektor teknologi. Analis menyarankan tren ini mengikuti kemunduran saham teknologi AS. Sentimen saat ini tampaknya adalah investor mengurangi risiko dan mengamankan keuntungan baru-baru ini daripada kerusakan fundamental dari tema teknologi yang lebih luas.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia anjlok tajam, dan mata uangnya, rupiah, melemah. Momentum negatif ini dipicu oleh keputusan Moody's untuk menurunkan prospek peringkat kredit negara. Tindakan ini telah memperkuat kekhawatiran investor mengenai ketidakpastian kebijakan dan stabilitas fiskal di bawah pemerintahan baru, mempercepat arus keluar modal asing.
Pasar saat ini dicirikan oleh sentimen penghindaran risiko (risk-off). Bagi Indonesia, kelemahan pasar keuangan jangka pendek ini menempatkan beban signifikan pada respons kebijakan domestik untuk memulihkan kepercayaan investor dan melawan prospek negatif.
T: Mengapa saham teknologi Asia menurun?
J: Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh kemerosotan saham teknologi AS, yang telah mendorong investor untuk mengunci keuntungan dan mengurangi eksposur risiko mereka di wilayah tersebut.
T: Apa yang memicu penurunan tajam di pasar Indonesia?
J: Pemicu utamanya adalah penurunan prospek peringkat kredit negara berdaulat Indonesia oleh Moody's, yang memperparah kekhawatiran yang ada tentang ketidakpastian kebijakan ekonomi dan kesehatan fiskal.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait