Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 02, 2026
2 min read
26

Saham maskapai penerbangan Asia mengalami penurunan signifikan pada hari Senin, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan tajam harga minyak global. Reaksi pasar mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kenaikan biaya operasional dan potensi gangguan perjalanan.
Maskapai penerbangan besar di seluruh wilayah Asia-Pasifik mengalami penurunan tajam. Qantas Airways (ASX:QAN) Australia turun 5%, sementara Singapore Airlines (SGX:SIAL) anjlok 8%. Di Hong Kong, Cathay Pacific Airways (HK:0293) merosot 4%, dan Japan Airlines (TYO:9201) mengalami penurunan lebih dari 7%. Maskapai penerbangan besar Tiongkok, termasuk Air China (HK:0753), juga mencatat kerugian antara 4% dan 10%.
Aksi jual ini dipicu oleh serangan militer di Iran, yang mendorong harga minyak mentah Brent melonjak tajam. Bagi maskapai penerbangan, bahan bakar adalah biaya operasional utama, dan harga minyak yang lebih tinggi secara langsung mengikis profitabilitas. Selain itu, konflik tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang penutupan rute dan penurunan permintaan perjalanan di seluruh Timur Tengah, menambah tekanan lebih lanjut pada sektor ini.
Tekanan ganda dari biaya bahan bakar yang tinggi dan ketidakpastian geopolitik diperkirakan akan terus membebani industri penerbangan. Investor memantau dengan cermat situasi di Timur Tengah, karena konflik yang berkepanjangan dapat lebih lanjut memengaruhi perjalanan global dan stabilitas operasional maskapai penerbangan.
T: Mengapa saham maskapai penerbangan Asia anjlok tajam?
J: Penurunan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah, yang menyebabkan lonjakan harga minyak, biaya utama bagi maskapai penerbangan.
T: Maskapai penerbangan besar mana saja yang terpengaruh?
J: Kerugian signifikan terlihat pada Qantas Airways, Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Japan Airlines, dan maskapai penerbangan besar Tiongkok.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.