Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 07, 2026
2 min read
29

Sebagian besar mata uang Asia tetap stabil pada hari Kamis, mempertahankan kenaikan dari sesi sebelumnya. Stabilitas ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga minyak yang signifikan dan dolar AS yang melemah, didorong oleh ekspektasi potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak mengalami penurunan tajam lebih dari 7% menyusul laporan bahwa Gedung Putih hampir mencapai kesepakatan dengan Iran. Perkembangan ini meredakan kekhawatiran atas inflasi dan defisit perdagangan bagi negara-negara Asia pengimpor minyak. Indeks Dolar AS diperdagangkan datar, setelah tergelincir 0,4% semalam, karena berkurangnya ketegangan geopolitik menurunkan permintaan akan aset safe-haven.
Meskipun sebagian besar mata uang regional diuntungkan, dolar Australia menjadi pengecualian, diperdagangkan datar setelah data domestik mengungkapkan defisit perdagangan tak terduga sebesar A$1,84 miliar pada bulan Maret, berlawanan dengan perkiraan surplus A$4,25 miliar. Sebaliknya, won Korea Selatan naik 0,5%, dan yen Jepang bertahan stabil setelah pasangan USD/JPY sebelumnya turun hampir 1%.
Fokus pasar kini beralih ke laporan nonfarm payrolls AS yang akan datang, yang akan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai potensi keputusan suku bunga Federal Reserve. De-eskalasi yang berkelanjutan di Timur Tengah diperkirakan akan memberikan dukungan lebih lanjut bagi mata uang Asia.
Q: Mengapa mata uang Asia menguat baru-baru ini?
A: Mereka didukung oleh penurunan tajam harga minyak, yang menguntungkan ekonomi pengimpor minyak di Asia, dan dolar AS yang melemah karena berkurangnya permintaan akan aset safe-haven.
Q: Apa yang menyebabkan dolar Australia berkinerja buruk?
A: Kinerja dolar Australia terhambat oleh rilis data perdagangan yang mengecewakan, yang menunjukkan defisit tak terduga untuk bulan Maret.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.