TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 04, 2026
2 min read
3

Startup AI Anthropic dilaporkan sedang mengatur penjualan saham untuk karyawannya dengan valuasi setidaknya $350 miliar. Perkembangan ini terjadi saat perusahaan juga bersiap untuk putaran pendanaan signifikan yang berpotensi melebihi $20 miliar, menurut laporan Bloomberg.
Valuasi pra-uang sebesar $350 miliar yang diusulkan menempatkan Anthropic, pesaing utama OpenAI, sebagai salah satu perusahaan swasta paling bernilai secara global. Meskipun valuasinya tinggi dan popularitas asisten AI-nya, Claude, perusahaan ini belum mencapai profitabilitas karena investasi besar dalam infrastruktur komputasi dan pelatihan model.
Penggalangan dana dan valuasi ambisius Anthropic didukung oleh perusahaan teknologi besar, termasuk Alphabet (Google), Amazon.com, Microsoft, dan NVIDIA. Investasi berkelanjutan ini menyoroti persaingan ketat dan sifat padat modal dari sektor AI canggih, menandakan kepercayaan investor yang kuat terhadap potensi jangka panjang teknologi AI generatif.
Penjualan saham dan putaran pendanaan yang akan datang akan menjadi ujian penting bagi minat investor terhadap startup AI bervaluasi tinggi yang masih dalam fase pertumbuhan tinggi dan pra-profitabilitas. Pelaku pasar akan memantau dengan cermat keberhasilan pelaksanaan manuver keuangan ini sebagai indikator kesehatan pasar AI yang lebih luas.
Q: Berapa valuasi Anthropic yang dilaporkan?
A: Anthropic merencanakan penjualan saham dan putaran pendanaan baru dengan valuasi pra-uang setidaknya $350 miliar.
Q: Siapa investor utama di Anthropic?
A: Perusahaan ini didukung oleh raksasa teknologi terkemuka seperti Google, Amazon, Microsoft, dan NVIDIA.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait