Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 28, 2026
2 min read
18

Airbus Eropa melaporkan penurunan tajam 52 persen dalam laba operasional yang disesuaikan pada kuartal pertama, yang mencapai 300 juta euro. Angka ini jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 348 juta euro, menandakan awal tahun yang menantang bagi produsen pesawat tersebut.
Penurunan laba didorong oleh pengiriman pesawat yang lebih lambat dan dampak negatif dari melemahnya dolar AS. Perusahaan mengirimkan 114 pesawat komersial pada kuartal tersebut, penurunan 16 persen dari 136 yang dikirimkan pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan kuartalan juga menurun 7 persen menjadi 12,65 miliar euro, meskipun angka ini sedikit di atas perkiraan analis. Gangguan rantai pasokan yang berkelanjutan, terutama keterlambatan pengiriman mesin, terus menantang upaya peningkatan produksi.
Meskipun hasil kuartal pertama lemah, Airbus mempertahankan panduan setahun penuh dan target produksinya, termasuk target untuk pesawat keluarga A320-nya. Ketahanan perusahaan sebagian didukung oleh divisi pertahanan dan luar angkasanya, yang membukukan laba inti sebesar 130 juta euro, melampaui perkiraan. Pasar akan mengamati dengan cermat kemampuan Airbus untuk mengatasi masalah rantai pasokan guna memenuhi target pengiriman tahunannya.
Airbus menghadapi tekanan profitabilitas langsung dari perlambatan produksi dan gejolak mata uang. Namun, prospek setahun penuh perusahaan yang tidak berubah menunjukkan kepercayaan diri dalam mengatasi tantangan saat ini. Investor akan fokus pada tingkat pengiriman dan resolusi rantai pasokan pada kuartal mendatang.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.