Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
เม.ย. 09, 2026
2 min read
23

Airbus melaporkan pengiriman 60 pesawat pada bulan Maret, sehingga total pengirimannya untuk kuartal pertama menjadi 114 jet. Angka ini menunjukkan penurunan 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama karena gangguan rantai pasokan yang terus-menerus.

Kinerja pembuat pesawat Eropa pada kuartal pertama terpengaruh oleh kekurangan komponen utama, termasuk panel badan pesawat dan mesin. Meskipun menghadapi tantangan ini, Airbus menyelesaikan beberapa pengiriman penting, termasuk tiga jet ke Emirates, satu ke Etihad Airways, dan satu ke Fly A Deal milik Arab Saudi.
Meskipun produksi melambat, permintaan tetap kuat. Perusahaan berhasil mengamankan penjualan 408 pesawat baru pada kuartal pertama, menghasilkan total bersih 398 setelah pembatalan. Airbus menargetkan untuk mengirimkan 870 pesawat tahun ini.
Perlambatan pengiriman menyoroti tekanan yang terus-menerus dalam rantai pasokan kedirgantaraan, sebuah faktor yang memengaruhi seluruh industri. Namun, mempertahankan target pengiriman setahun penuh menandakan kepercayaan pada kemampuan untuk meningkatkan produksi dalam beberapa bulan mendatang.
Airbus menghadapi periode kritis dalam mengatasi hambatan produksi sambil memanfaatkan buku pesanan yang kuat. Mencapai target pengiriman tahunannya akan menjadi indikator utama bagi investor dan pasar penerbangan yang lebih luas.
T: Berapa banyak pesawat yang dikirimkan Airbus pada kuartal pertama?
J: Airbus mengirimkan 114 pesawat pada Q1, turun 16% dari periode yang sama tahun lalu.
T: Apa yang menyebabkan perlambatan pengiriman Airbus?
J: Perlambatan ini terutama disebabkan oleh masalah rantai pasokan yang sedang berlangsung, termasuk kekurangan panel badan pesawat dan mesin.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.