Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Aug 28, 2026
2 min read
0

Advent International dan pemroses pembayaran Stripe dilaporkan telah mengakhiri upaya mereka untuk mengakuisisi PayPal Holdings, menghentikan pembicaraan untuk potensi pembelian dengan utang (leveraged buyout). Bloomberg News mengutip sumber yang mengindikasikan bahwa grup tersebut telah menawarkan lebih dari $50 miliar untuk perusahaan pembayaran digital tersebut.
Sebuah konsorsium yang terdiri dari Advent International dan Stripe telah mengakhiri diskusi mengenai kemungkinan akuisisi PayPal. Keputusan ini menyusul laporan sebelumnya tentang tawaran yang melebihi $50 miliar untuk perusahaan tersebut.
Minat awal untuk pengambilalihan muncul saat saham PayPal menurun. Namun, spekulasi berikutnya, dikombinasikan dengan pendapatan kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan, mendorong saham PayPal naik lebih dari 40% pada kuartal ini, meningkatkan nilai pasarnya menjadi sekitar $52,6 miliar. PayPal baru-baru ini menunjuk Enrique Lores sebagai CEO untuk mendorong pertumbuhan di masa depan. Meskipun upaya saat ini telah berhenti, konsorsium tersebut mungkin akan mempertimbangkan kembali tawaran jika kondisi pasar berubah, lapor Bloomberg.
T: Mengapa Advent International dan Stripe menghentikan upaya pengambilalihan PayPal mereka?
J: Konsorsium tersebut mengakhiri pembicaraan; alasan spesifik penghentian tidak dirinci dalam laporan.
T: Bagaimana spekulasi pengambilalihan memengaruhi saham PayPal?
J: Spekulasi dan pendapatan Q2 yang kuat membantu mengangkat saham PayPal lebih dari 40% pada kuartal ini.
T: Bisakah tawaran di masa depan untuk PayPal masih terjadi?
J: Bloomberg menyarankan konsorsium tersebut mungkin akan mempertimbangkan kembali tawaran jika keadaan berubah.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait