TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 04, 2026
2 min read
19

Seorang eksekutif Adidas telah mengonfirmasi bahwa salah satu toko waralabanya di Israel terkena bom. Perusahaan melaporkan tidak ada korban luka karena toko tersebut tutup pada saat kejadian, yang terjadi di tengah konflik regional yang memanas.
Menurut pejabat perusahaan, Adidas mempekerjakan sekitar 3.000 orang di 350 toko rantai dan waralaba di enam negara yang terkena dampak konflik. Banyak lokasi ritel di pusat-pusat utama Timur Tengah telah ditutup sementara atau beroperasi dengan staf minimal.
CEO Adidas Bjorn Gulden menyatakan bahwa perhatian utama perusahaan adalah keselamatan karyawannya, mencatat bahwa beberapa di antaranya saat ini berada di tempat penampungan. Perusahaan mengantisipasi dampak negatif pada pendapatan akibat penutupan toko secara luas dan potensi penundaan pengiriman produk melalui kargo udara melintasi wilayah tersebut.
Meskipun insiden pengeboman langsung tidak menimbulkan korban jiwa, hal ini menggarisbawahi risiko operasional yang signifikan bagi Adidas di Timur Tengah. Dampak finansial penuh kemungkinan akan bergantung pada durasi konflik dan pengaruhnya terhadap aktivitas konsumen serta rantai pasokan.
T: Apakah ada yang terluka dalam pengeboman toko Adidas?
J: Tidak, Chief Commercial Officer Mathieu Sidokpohou mengonfirmasi bahwa toko tersebut tutup dan tidak ada rekan kerja yang terdampak.
T: Bagaimana Adidas memperkirakan hal ini akan memengaruhi bisnisnya?
J: CEO Bjorn Gulden mengantisipasi dampak pada pendapatan dari penutupan toko di Timur Tengah dan penundaan pengiriman kargo udara.
Sumber: investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait