TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

Amerika Serikat
1978 (48 Tahun)
Terakhir online: Tidak ada aktivitas terbaru
Data belum cukup untuk dihitung
Disediakan oleh TrustFinance
Informasi Keamanan
0.00
Verifikasi di TrustFinance
0.00
Lalu Lintas & Keterlibatan
1.67
Pencarian Sosial
0.00
Perusahaan ini belum ada skor. Ulas duluan
Disediakan oleh TrustFinance
Informasi Keamanan
Peringatan
Perusahaan ini saat ini Belum Terbukti.
Harap berhati-hati terhadap potensi risiko!
Lisensi
Lisensi Kelas A
Dikeluarkan oleh regulator terkenal secara global, lisensi ini memastikan perlindungan pedagang tertinggi melalui kepatuhan yang ketat, pemisahan dana, asuransi, dan audit rutin. Penyelesaian sengketa dan kepatuhan terhadap standar AML/CTF semakin meningkatkan keamanan.
Lisensi Kelas B
Diberikan oleh regulator regional yang dihormati, lisensi ini menawarkan langkah-langkah keamanan yang kuat seperti pemisahan dana, pelaporan keuangan, dan skema kompensasi. Meskipun sedikit kurang ketat daripada Tingkat 1, lisensi ini memberikan perlindungan regional yang dapat diandalkan.
Lisensi Kelas C
Dikeluarkan oleh regulator di pasar negara berkembang, lisensi ini menawarkan perlindungan dasar seperti persyaratan modal minimum dan kebijakan AML. Pengawasan kurang ketat, sehingga pedagang harus berhati-hati dan memverifikasi langkah-langkah keamanan.
Lisensi Kelas D
Dari yurisdiksi dengan pengawasan minimal, lisensi ini seringkali tidak memiliki perlindungan utama seperti pemisahan dana dan asuransi. Meskipun menarik untuk fleksibilitas operasional, lisensi ini menimbulkan risiko yang lebih tinggi bagi pedagang.
Mengenal The Lawson Group
Mengenal The Lawson Group
Industri
Analisis Tinjauan AI
Mari biarkan TrustFinance AI merangkum semua ulasan untuk Anda.
Disediakan oleh Analisis AI TrustFinance
Filter
5 Bintang
4 Bintang
3 Bintang
2 Bintang
1 Bintang
Urutkan berdasarkan
Ringkasan
The Law, sebuah band rock Inggris yang terbentuk pada tahun 1991, mungkin tidak memiliki karier yang panjang dan gemilang seperti band-band seangkatannya. Namun, keberadaan mereka meninggalkan jejak yang tak terlupakan, terutama karena kehadiran dua musisi legendaris: Paul Rodgers (vokalis dari Free, Bad Company, dan The Firm) dan Kenney Jones (drumer dari Small Faces/Faces dan The Who). Meskipun singkat, perjalanan The Law menawarkan kisah menarik tentang eksplorasi musik dan kolaborasi artistik yang patut dikaji.
Dibentuk pada tahun 1991 oleh Paul Rodgers dan Kenney Jones, The Law hadir dengan konsep yang unik. Bukannya membentuk band dengan susunan personel tetap, mereka memilih pendekatan yang lebih fleksibel. Mereka menggunakan inti musisi studio dan mengundang berbagai artis tamu untuk berkolaborasi dalam setiap proyek musik mereka. Hal ini memungkinkan Rodgers untuk mengeksplorasi berbagai gaya musik tanpa terikat oleh batasan formasi band konvensional. Inilah yang membedakan The Law dari band-band pada umumnya.
Perjalanan The Law ditandai oleh beberapa momen penting. Pada tahun 1991, mereka merilis album debut mereka yang berjudul The Law. Meskipun tidak mencapai puncak tangga lagu secara spektakuler – album tersebut hanya mencapai posisi 126 di Billboard 200 – namun album ini menghasilkan single hits, "Laying Down the Law", yang berhasil mencapai posisi ke-2 di tangga lagu AOR Amerika Serikat dan posisi ke-68 di Kanada. Keberhasilan single ini menjadi bukti daya tarik musik mereka, meskipun albumnya kurang mendapatkan sorotan.
Satu hal yang unik dari The Law adalah jumlah penampilan live mereka yang sangat terbatas. Mereka hanya tampil satu kali di Milton Keynes Bowl, Inggris sebagai band pembuka untuk ZZ Top dan Bryan Adams. Pengalaman ini, menurut Rodgers, cukup "gila" dan membutuhkan usaha ekstra untuk mewujudkan penampilan tersebut. Kurangnya penampilan live ini menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada karier band yang singkat.
Meskipun karier mereka singkat, The Law meninggalkan sebuah album studio dan album yang belum dirilis:
Satu-satunya penampilan live The Law di Milton Keynes Bowl, meskipun singkat, menjadi momen bersejarah bagi band ini. Berbagi panggung dengan band-band besar seperti ZZ Top dan Bryan Adams, The Law menunjukkan kualitas musik mereka di hadapan penonton yang besar.
The Law merupakan contoh unik dari proyek musik yang berumur pendek namun memiliki dampak yang signifikan. Meskipun tidak mencapai kesuksesan komersial besar, konsep band yang fleksibel, gabungan bakat dari para anggotanya, dan single "Laying Down the Law" menjadikan The Law sebagai catatan menarik dalam sejarah musik rock. Mereka membuktikan bahwa sebuah band tidak perlu memiliki karier yang panjang untuk meninggalkan jejak yang berkesan.