TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 26, 2026
2 min read
1

Ngozi Okonjo-Iweala, Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia, menyatakan bahwa sistem multilateral telah mengalami transformasi yang tidak dapat diubah. Berbicara pada konferensi tingkat menteri WTO ke-14, ia menekankan kebutuhan mendesak bagi negara-negara anggota untuk secara kolaboratif mereformasi sistem perdagangan global guna mengatasi tantangan-tantangannya saat ini.
Meskipun 72% perdagangan global terus beroperasi di bawah peraturan WTO, sistem ini berada di bawah tekanan yang signifikan. Okonjo-Iweala menyebutkan ketidakpastian yang meningkat akibat konflik geopolitik dan dampak tarif AS sebagai tekanan eksternal utama. Secara internal, organisasi ini menghadapi masalah-masalah kritis, termasuk kelumpuhan badan penyelesaian sengketa.
Masalah utama yang merusak sistem ini adalah kurangnya transparansi yang parah, terutama terkait notifikasi subsidi. Dengan hanya 64 dari 166 anggota yang mengajukan untuk tahun 2025, opasitas ini menciptakan 'lingkaran setan' ketidakpercayaan dan kecurigaan terhadap praktik persaingan yang tidak adil. Erosi kepercayaan ini adalah hambatan utama yang menahan kemajuan pada aturan dan reformasi perdagangan baru.
Jalan ke depan WTO bergantung pada komitmen anggotanya untuk membangun kembali kepercayaan melalui peningkatan transparansi dan memulihkan fungsi intinya. Fokus utama akan pada penyelesaian kebuntuan dalam sistem penyelesaian sengketa dan mendorong kepatuhan terhadap kewajiban notifikasi. Pelaku pasar akan mengamati langkah-langkah konkret menuju reformasi yang berarti.
T: Apa pesan utama dari kepala WTO?
J: Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala menyatakan bahwa tatanan global telah berubah secara tidak dapat diubah dan menyerukan reformasi mendesak terhadap sistem perdagangan multilateral.
T: Apa tantangan utama yang dihadapi WTO?
J: Tantangan utama meliputi kelumpuhan badan penyelesaian sengketa, ketidakpastian geopolitik, dan kurangnya transparansi dalam notifikasi subsidi, yang mengikis kepercayaan di antara para anggota.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait