TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 06, 2026
2 min read
1

Harga minyak berjangka West Texas Intermediate AS turun lebih dari 2% menyusul pengumuman bahwa operasi untuk membuka kembali Selat Hormuz akan dijeda. WTI turun sebesar $2,23, atau 2,18%, menetap di $100,04 per barel. Perkembangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa blokade akan tetap berlaku selama jeda.
Reaksi pasar mencerminkan meredanya kekhawatiran atas gangguan pasokan segera di jalur pelayaran penting tersebut. Sehari sebelumnya, WTI ditutup turun 3,9%, sementara minyak mentah Brent turun 4% menjadi $109,87.
Berlawanan dengan penurunan harga, data pasar menunjukkan pengurangan signifikan dalam stok minyak mentah AS selama tiga minggu berturut-turut. Menurut angka dari American Petroleum Institute, persediaan minyak mentah turun sebesar 8,1 juta barel. Laporan tersebut juga menunjukkan penurunan stok bensin sebesar 6,1 juta barel dan persediaan distilat sebesar 4,6 juta barel, menandakan permintaan yang kuat.
Pergerakan harga menunjukkan bahwa perkembangan geopolitik saat ini memberikan pengaruh lebih besar pada pasar daripada data fundamental penawaran dan permintaan. Sentimen bearish dari berita Hormuz membayangi laporan persediaan yang bullish. Para pedagang memantau ketat situasi geopolitik, karena tetap menjadi pendorong utama volatilitas harga.
Harga minyak berada di bawah tekanan dari meredanya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz. Faktor ini saat ini lebih besar pengaruhnya daripada data pendukung dari penurunan persediaan minyak mentah, bensin, dan distilat AS. Fokus pasar akan tetap pada pembaruan geopolitik bersama dengan statistik persediaan resmi.
T: Mengapa harga minyak AS turun?
J: Harga turun terutama karena pengumuman jeda dalam operasi AS untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang mengurangi kekhawatiran akan gangguan pasokan segera.
T: Apa yang ditunjukkan oleh laporan API terbaru?
J: American Petroleum Institute melaporkan penurunan signifikan dalam stok minyak mentah AS sebesar 8,1 juta barel, menandai penurunan mingguan ketiga berturut-turut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait