TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 27, 2026
2 min read
2

Saham VNET Group Inc (NASDAQ:VNET) turun 6,9% menyusul pengumuman penempatan pribadi 81 juta saham biasa Kelas A yang baru diterbitkan. Kesepakatan ini diharapkan menghasilkan pendapatan kotor sekitar $137,7 juta bagi perusahaan.
Penyedia layanan pusat data internet ini menetapkan harga penawaran sebesar $1,70 per saham Kelas A, atau $10,20 per American Depositary Share. VNET bermaksud mengalokasikan dana tersebut untuk tujuan korporasi umum, yang meliputi modal kerja, belanja modal, dan potensi transaksi strategis. Penempatan ini diperkirakan akan ditutup pada atau sekitar 3 Maret 2026.
Penurunan tajam harga saham VNET adalah reaksi pasar langsung terhadap antisipasi dilusi kepemilikan saham pemegang saham yang ada. Pengenalan sejumlah besar saham baru mengurangi nilai dan kendali kepemilikan saat ini, mendorong aksi jual dari investor yang khawatir tentang dampak langsungnya.
Meskipun suntikan modal bertujuan untuk memperkuat fondasi keuangan VNET untuk pertumbuhan di masa depan, prospek jangka pendek didominasi oleh dilusi pemegang saham. Pelaku pasar akan mengamati dengan cermat seberapa efektif perusahaan memanfaatkan modal baru untuk mendorong nilai jangka panjang dan mengimbangi dampak negatif langsung pada sahamnya.
T: Mengapa harga saham VNET turun?
J: Harga saham turun karena penempatan pribadi 81 juta saham baru akan mendilusi persentase kepemilikan pemegang saham yang ada.
T: Berapa banyak uang yang dikumpulkan VNET?
J: VNET diperkirakan akan mengumpulkan sekitar $137,7 juta dalam pendapatan kotor sebelum dikurangi biaya agen penempatan dan biaya penawaran lainnya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait