TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5월 07, 2026
2 min read
1

Verizon telah mengonfirmasi akan memangkas beberapa ratus pekerjaan, menandai pengurangan tenaga kerja kedua dalam enam bulan terakhir. Perusahaan menyatakan pemotongan ini mewakili kurang dari 1% dari total karyawannya dan menyusul PHK besar-besaran 13.000 posisi pada bulan November.
Pemotongan pekerjaan terjadi di seluruh Amerika Serikat, dengan konsentrasi tertinggi di kantor pusat Verizon di Basking Ridge, New Jersey. Menurut laporan, unit bisnis yang lebih kecil paling terpengaruh oleh restrukturisasi ini. Karyawan yang terkena dampak berhak melamar lebih dari 1.000 posisi terbuka yang saat ini terdaftar di portal karir perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk beroperasi "lebih ramping," seperti yang dinyatakan oleh Chief Financial Officer Anthony Skiadas selama panggilan pendapatan baru-baru ini. Langkah-langkah pemotongan biaya yang sedang berlangsung diperkirakan akan berlanjut hingga setelah tahun 2026. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan investasi dalam kepuasan pelanggan.
Penyesuaian tenaga kerja yang berkelanjutan menandakan komitmen Verizon untuk mengoptimalkan struktur biayanya. Investor dan analis pasar akan memantau dengan cermat bagaimana perubahan ini memengaruhi kinerja keuangan perusahaan dan kemampuannya untuk bersaing secara efektif di pasar telekomunikasi.
T: Berapa banyak karyawan yang di-PHK oleh Verizon?
J: Verizon belum merinci jumlah pasti tetapi menyatakan bahwa hal itu memengaruhi beberapa ratus karyawan, yang kurang dari 1% dari total tenaga kerjanya.
T: Apakah ini pertama kalinya Verizon melakukan PHK baru-baru ini?
J: Tidak, ini adalah putaran kedua dalam enam bulan. Perusahaan sebelumnya memangkas 13.000 pekerjaan pada bulan November.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait