TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 18, 2026
2 min read
15

Pasar saham AS mengakhiri sesi hari Rabu dengan penurunan signifikan, di mana indeks-indeks utama mencatat kerugian besar. Dow Jones Industrial Average turun 1,64% mencapai level terendah baru dalam tiga bulan. Demikian pula, indeks S&P 500 turun 1,36%, dan NASDAQ Composite kehilangan 1,46%.
Penurunan ini didorong oleh pelemahan yang meluas di beberapa sektor utama. Industri yang memimpin penurunan meliputi Jasa Konsumen, Barang Konsumen, dan Bahan Dasar. Lebar pasar sangat negatif, dengan saham-saham yang jatuh melebihi jumlah saham yang naik dengan selisih yang lebar di bursa NYSE dan Nasdaq.
Di antara komponen Dow, McDonald’s Corporation menjadi saham yang paling banyak turun, anjlok 3,24%, sementara Procter & Gamble turun 3,15%. Sebaliknya, Chevron Corp berhasil mencatat kenaikan tipis 0,32%. S&P 500 yang lebih luas melihat Otis Worldwide Corp anjlok 6,67%.
Ketidakpastian investor tercermin dalam Indeks Volatilitas CBOE, yang melonjak 12,16% menjadi 25,09. Di pasar komoditas, harga minyak mentah naik lebih dari 4%, sementara harga emas berjangka mengalami penurunan tajam.
Kinerja pasar menunjukkan peningkatan kehati-hatian investor, didorong oleh kelemahan spesifik sektor dan kekhawatiran ekonomi yang lebih luas. Para pedagang akan memantau dengan cermat katalis masa depan yang dapat mengubah sentimen pasar yang berlaku.
T: Indeks saham AS mana saja yang turun selama sesi ini?
J: Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan NASDAQ Composite semuanya ditutup dengan kerugian signifikan.
T: Apa penyebab penurunan pasar?
J: Penurunan ini terutama disebabkan oleh kinerja buruk di sektor Jasa Konsumen, Barang Konsumen, dan Bahan Dasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait