TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 23, 2026
2 min read
2

Saham-saham pertambangan AS mengalami perdagangan yang bervariasi setelah Presiden Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran selama lima hari. Keputusan tersebut menyusul apa yang digambarkan sebagai pembicaraan produktif, yang mengarah pada de-eskalasi sementara ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Berita tersebut memicu beragam reaksi di seluruh sektor komoditas. Produsen logam industri Freeport-McMoRan (NYSE:FCX) naik 1,70%, dan United States Antimony Corporation (NYSE:UAMY) naik 3,19%. Sebaliknya, penambang logam mulia menurun karena berkurangnya permintaan aset safe-haven. Pan American Silver (NASDAQ:PAAS) turun 2,44%, sementara Kinross Gold (NYSE:KGC) turun 2%.
Jeda dalam aksi militer meredakan kekhawatiran langsung atas gangguan pasokan, yang secara langsung memengaruhi harga komoditas. Logam industri seperti tembaga biasanya diuntungkan dari berkurangnya risiko geopolitik. Sebaliknya, aset safe-haven seperti emas dan perak mengalami penurunan minat. Sumber berita Iran kemudian membantah bahwa ada pembicaraan langsung yang terjadi.
Sentimen pasar untuk saham pertambangan dan energi kemungkinan akan tetap sensitif terhadap perkembangan lebih lanjut dalam hubungan AS-Iran. Investor memantau dengan cermat situasi ini saat jeda lima hari berakhir.
T: Mengapa saham Freeport-McMoRan naik?
J: Sebagai produsen tembaga utama, sahamnya naik karena meredanya ketegangan AS-Iran mengurangi risiko gangguan pasokan, yang menguntungkan bagi logam industri.
T: Mengapa saham penambang emas turun?
J: Penambang emas menurun karena berkurangnya konflik geopolitik menurunkan permintaan emas, yang biasanya dianggap sebagai aset safe-haven selama masa ketidakpastian.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait