TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 17, 2026
2 min read
18

Perusahaan gas alam cair (LNG) Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan prapasar pada hari Jumat. Penurunan ini menyusul pengumuman dari Iran yang mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz akan tetap dapat diakses untuk semua pelayaran komersial selama gencatan senjata Lebanon yang sedang berlangsung.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan di platform media sosial X bahwa jalur melalui jalur air strategis tersebut sepenuhnya terbuka. Pernyataan tersebut merinci bahwa semua kapal komersial harus menggunakan rute terkoordinasi yang sebelumnya diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran, memastikan kelancaran arus melalui titik kemacetan energi yang krusial.
Berita tersebut memicu reaksi langsung di pasar energi. Pemain LNG utama melihat saham mereka jatuh, dengan Venture Global turun 6%, NextDecade menurun 5,8%, dan Cheniere Energy merosot 4,1%. Di pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka WTI anjlok tajam sekitar 11%, diperdagangkan sedikit di atas angka $84 karena kekhawatiran gangguan pasokan mereda.
Konfirmasi dibukanya Selat Hormuz telah sementara meredakan kekhawatiran tentang rantai pasokan energi global. Hal ini telah menekan harga minyak dan saham eksportir energi. Pelaku pasar akan terus memantau stabilitas gencatan senjata dan perkembangan lebih lanjut di wilayah tersebut.
**T:** Mengapa saham perusahaan LNG AS jatuh?
**J:** Saham-saham tersebut jatuh karena pengumuman Iran bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi besar, mengurangi premi risiko geopolitik pada aset energi.
**T:** Apa dampak langsung terhadap harga minyak?
**J:** Harga minyak mentah berjangka WTI mengalami penurunan tajam sekitar 11%, jatuh hingga sedikit di atas $84 per barel setelah berita tersebut dirilis.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait