TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 16, 2026
2 min read
9

Rancangan undang-undang AS yang dikenal sebagai 'MATCH Act,' yang bertujuan membatasi akses Tiongkok terhadap teknologi pembuatan chip, telah dikurangi secara signifikan dalam versi terbarunya. Meskipun rancangan undang-undang yang direvisi ini menghapus beberapa pembatasan luas di seluruh negara yang telah mengkhawatirkan industri, namun tetap mempertahankan pembatasan yang ditargetkan, terutama pada mesin litografi imersi ultraviolet dalam (DUV) dari perusahaan Belanda ASML.
Undang-Undang Penyelarasan Multilateral Kontrol Teknologi pada Perangkat Keras (MATCH) diperkenalkan dengan dukungan bipartisan untuk menutup celah dalam kontrol ekspor dan menyelaraskan kebijakan AS dengan sekutu seperti Jepang dan Belanda. Draf awal mengusulkan pembatasan yang luas yang menuai kritik dari produsen peralatan karena berpotensi merugikan penjualan. Versi baru yang lebih disesuaikan ini diajukan sebagai pengganti menjelang pemungutan suara di Komite Urusan Luar Negeri DPR.
Rancangan undang-undang yang direvisi ini menghapus usulan pembatasan pada peralatan yang dibuat oleh Lam Research yang berbasis di AS dan Tokyo Electron dari Jepang, meredakan kekhawatiran industri. Namun, rancangan ini masih melarang perusahaan asing menjual peralatan kepada produsen chip besar Tiongkok seperti SMIC, YMTC, dan CXMT untuk digunakan di fasilitas yang sudah dilarang menerima peralatan Amerika. Hal ini mempertahankan tekanan pada sektor semikonduktor Tiongkok sambil berupaya menyamakan kedudukan bagi pemasok peralatan AS.
MATCH Act yang diperbarui mewakili pendekatan yang lebih terfokus terhadap kontrol ekspor AS pada teknologi semikonduktor. Meskipun tidak separah proposal awal, perkembangannya menuju menjadi undang-undang akan dipantau ketat oleh industri chip global. Fokus utama tetap pada negosiasi diplomatik dengan negara-negara sekutu untuk menciptakan front persatuan dalam kontrol teknologi yang menargetkan Tiongkok.
Q: Apa tujuan utama dari MATCH Act?
A: MATCH Act bertujuan untuk menyelaraskan kontrol ekspor teknologi antara AS dan sekutunya, terutama Belanda dan Jepang, untuk membatasi kemajuan Tiongkok dalam manufaktur semikonduktor dan kecerdasan buatan.
Q: Perusahaan mana yang paling terpengaruh oleh rancangan undang-undang yang direvisi?
A: ASML yang berbasis di Belanda masih terpengaruh oleh pembatasan baru di seluruh negara pada mesin DUV-nya. Selain itu, penjualan ke perusahaan Tiongkok tertentu, termasuk SMIC, YMTC, dan CXMT, tetap dilarang untuk fasilitas tertentu.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait