TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 04, 2026
2 min read
2

Komisi Kesempatan Kerja Setara AS (EEOC) telah meluncurkan penyelidikan terhadap Nike Inc. menyusul tuduhan bahwa kebijakan keberagaman dan inklusi perusahaan mendiskriminasi karyawan kulit putih. Penyelidikan tersebut terungkap dalam pengajuan pengadilan baru-baru ini dari lembaga tersebut.
Penyelidikan ini menempatkan kebijakan perusahaan Nike di bawah pengawasan federal di tengah percakapan nasional yang lebih luas tentang inisiatif Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI). Kasus ini bermula dari klaim bahwa tujuan keberagaman tenaga kerja perusahaan telah menyebabkan praktik ketenagakerjaan yang diskriminatif. Keterlibatan EEOC menandakan langkah formal dalam menilai legalitas strategi korporat ini.
Penyelidikan diskriminasi federal menimbulkan risiko signifikan terhadap reputasi merek Nike dan dapat mengakibatkan kewajiban hukum. Investor kemungkinan akan memantau situasi dengan cermat, karena temuan negatif apa pun dapat memengaruhi kinerja saham perusahaan (NYSE: NKE) dan kepercayaan investor secara keseluruhan terhadap tata kelola perusahaan dan manajemen sumber daya manusianya.
Penyelidikan federal memperkenalkan lapisan risiko hukum dan reputasi yang kritis bagi Nike. Hasilnya tidak hanya akan berdampak langsung pada perusahaan tetapi juga dapat menjadi preseden tentang bagaimana perusahaan besar lainnya menyusun dan mengimplementasikan program DEI mereka. Para pemangku kepentingan harus memantau perkembangan lebih lanjut dari EEOC.
T: Lembaga AS mana yang menyelidiki Nike?
J: Komisi Kesempatan Kerja Setara AS (EEOC) sedang melakukan penyelidikan.
T: Apa tuduhan utama terhadap Nike?
J: Tuduhannya adalah bahwa kebijakan keberagaman Nike mengakibatkan diskriminasi terhadap individu kulit putih dalam angkatan kerjanya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait