TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
मई ०४, २०२६
2 min read
4

Saham United Parcel Service (UPS) anjlok 8,21% menjadi $98,74 menyusul pengumuman Amazon tentang layanan barunya, "Amazon Supply Chain Services." Usaha baru ini menempatkan Amazon sebagai pesaing langsung di sektor logistik, menargetkan pengirim pihak ketiga yang sama yang sangat penting bagi strategi pertumbuhan UPS.
Layanan baru Amazon membuka infrastruktur logistiknya yang luas—termasuk 80.000 trailer dan 100 pesawat—untuk bisnis eksternal. Langkah ini meningkatkan tekanan pada UPS, yang sudah bergulat dengan rencana Amazon untuk mengurangi volume paketnya dengan UPS lebih dari 50% pada pertengahan tahun 2026. Amazon kini bersaing langsung untuk basis pelanggan yang dibutuhkan UPS untuk menggantikan bisnis yang hilang tersebut.
Pengumuman ini memperparah tantangan yang ada bagi UPS, yang melaporkan penurunan laba GAAP Q1 2026 sebesar 27% dari tahun ke tahun. Menanggapi kinerja baru-baru ini, analis di UBS dan Evercore ISI telah menurunkan target harga mereka pada saham tersebut, sementara Morgan Stanley mempertahankan peringkat "Jual"-nya, mencerminkan kekhawatiran investor yang meningkat.
Masuknya Amazon ke pasar logistik yang lebih luas secara langsung menantang inti dari rencana pemulihan UPS. Dengan strategi utamanya untuk menarik pengirim pihak ketiga kini terancam, investor sedang menilai kembali kelayakan pemulihan yang diproyeksikan UPS pada paruh kedua tahun 2026.
T: Mengapa saham UPS anjlok secara signifikan?
J: Saham tersebut anjlok lebih dari 8% terutama karena Amazon meluncurkan layanan logistik pesaing, mengancam bisnis inti dan rencana pemulihan UPS.
T: Apa itu Amazon Supply Chain Services?
J: Ini adalah layanan baru yang memungkinkan bisnis eksternal menggunakan jaringan logistik Amazon yang luas untuk pengiriman kargo laut, udara, dan darat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait