TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 28, 2026
2 min read
4

United Parcel Service (UPS) melaporkan penurunan laba yang disesuaikan pada kuartal pertama, yang disebabkan oleh pengurangan strategis pengiriman untuk klien utamanya, Amazon.com. Meskipun terjadi penurunan, laba per saham yang disesuaikan perusahaan sebesar $1,07 melampaui ekspektasi analis sebesar $1,02. UPS mempertahankan proyeksi pendapatan setahun penuh 2026, menandakan kepercayaan pada strategi barunya.
UPS secara aktif menggeser model bisnisnya dari pengiriman bervolume tinggi dan bermargin rendah, seperti untuk Amazon, menuju pengiriman bisnis-ke-bisnis yang lebih menguntungkan. Pergeseran strategis ini dilengkapi dengan langkah-langkah pemotongan biaya yang signifikan, termasuk pengurangan pekerjaan dan peningkatan otomatisasi di pusat penyortiran. Perusahaan bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas dan mengelola biaya operasional di tengah kondisi pasar yang menantang, termasuk perubahan kebijakan perdagangan AS yang memengaruhi penjual e-commerce seperti Shein dan Temu.
Untuk kuartal yang berakhir 31 Maret, pendapatan kuartalan UPS menurun sebesar 1,6% menjadi $21,2 miliar. Meskipun laba melampaui ekspektasi, saham perusahaan turun 2,9% dalam perdagangan pra-pasar. Menurut analis, reaksi pasar yang tidak menguntungkan kemungkinan disebabkan oleh kegagalan margin di segmen Domestik AS dan kurangnya panduan terperinci untuk kuartal kedua. Perusahaan menegaskan proyeksi pendapatan 2026 sebesar $89,7 miliar.
CEO UPS Carol Tome menyatakan optimisme, menyatakan bahwa perusahaan berharap untuk kembali ke pertumbuhan pendapatan dan laba mulai kuartal kedua dan seterusnya. Pertumbuhan ini diantisipasi akan didorong oleh fokus pada pengiriman dengan bayaran lebih tinggi dan manfaat dari inisiatif pengurangan biaya baru-baru ini. Namun, investor mengamati dengan cermat indikator kinerja jangka pendek yang lebih spesifik.
Q: Mengapa laba kuartal pertama UPS menurun?
A: Laba menurun terutama karena keputusan strategis untuk mengurangi pengiriman bermargin rendah untuk Amazon dan fokus pada segmen yang lebih menguntungkan.
Q: Bagaimana prospek keuangan UPS?
A: UPS mempertahankan proyeksi pendapatan 2026 sebesar $89,7 miliar dan memproyeksikan kembali ke pertumbuhan mulai kuartal kedua tahun 2024.
Q: Bagaimana pasar saham menanggapi laporan laba?
A: Saham UPS turun 2,9% dalam perdagangan pra-pasar, mencerminkan kekhawatiran investor atas kegagalan margin domestik dan tidak adanya proyeksi Q2 yang terperinci.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

29 Apr 2026
Duracell Digugat BASF atas Rahasia Baterai