TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 12, 2026
2 min read
23

Saham Inggris dibuka lebih rendah pada hari Kamis, dengan indeks blue-chip FTSE 100 jatuh karena kenaikan harga minyak memengaruhi sentimen investor di seluruh Eropa. Bersamaan dengan itu, pound Inggris melemah, tergelincir di bawah level $1,34 terhadap dolar AS.
Pada pukul 08:22 GMT, indeks FTSE 100 telah turun sebesar 0,5%. Tren penurunan ini juga terlihat di pasar-pasar utama Eropa lainnya, dengan indeks DAX Jerman turun 0,2% dan CAC 40 Prancis turun 0,6%. Pound Inggris juga mengalami penurunan 0,2%, diperdagangkan pada 1,3385 terhadap dolar.
Pendorong utama penurunan pasar adalah lonjakan harga minyak, yang kembali naik di atas $100 per barel. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah laporan serangan Iran terhadap kapal tanker. Kekhawatiran gangguan pasokan semakin diperkuat ketika Oman mengevakuasi kapal-kapal dari terminal ekspor minyak utamanya sebagai tindakan pencegahan.
Reaksi negatif pasar menggarisbawahi sensitivitasnya terhadap risiko geopolitik dan volatilitas harga energi. Investor akan terus memantau perkembangan di Timur Tengah, karena harga minyak yang tinggi secara berkelanjutan dapat memicu inflasi dan membebani pendapatan perusahaan serta pertumbuhan ekonomi.
T: Mengapa pasar saham Inggris jatuh?
J: FTSE 100 jatuh terutama karena sentimen investor negatif yang didorong oleh kenaikan tajam harga minyak global hingga di atas $100 per barel.
T: Apa penyebab lonjakan harga minyak yang tiba-tiba?
J: Lonjakan harga disebabkan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap kapal tanker minyak, yang menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait