TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 21, 2026
2 min read
9

Pasar saham Inggris mengalami penurunan pada hari Selasa, dengan indeks Investing.com United Kingdom 100 ditutup 1,08% lebih rendah. Penurunan ini didorong oleh kerugian signifikan di beberapa sektor industri utama.
Sentimen negatif paling terasa di sektor Dirgantara & Pertahanan, Pertambangan, dan Peralatan & Layanan Kesehatan. Di Bursa Efek London, jumlah saham yang jatuh sedikit lebih banyak daripada yang naik, dengan 887 saham menurun berbanding 877 saham naik, sementara 530 saham tidak berubah, menunjukkan tekanan pasar yang luas.
Di antara saham dengan kinerja terburuk sesi ini adalah perusahaan dirgantara dan pertahanan besar. Rolls-Royce Holdings PLC (LON:RR) anjlok 6,50%, Melrose Industries PLC (LON:MRON) turun 4,25%, dan BAE Systems PLC (LON:BAES) melemah 4,22%. Sebaliknya, Compass Group PLC (LON:CPG) muncul sebagai saham dengan kenaikan tertinggi, naik 2,78%, diikuti oleh Relx PLC (LON:REL) yang bertambah 2,70%.
Dalam komoditas, harga minyak mentah dan Brent mengalami kenaikan lebih dari 2,6%, sementara Gold Futures mengalami penurunan 1,58%. Indeks Dolar AS Futures juga naik 0,22%, mencerminkan pergerakan pasar yang lebih luas yang memengaruhi sentimen investor selama sesi perdagangan.
T: Sektor mana saja yang paling terpengaruh dalam penurunan pasar Inggris?
J: Sektor Dirgantara & Pertahanan, Pertambangan, dan Peralatan & Layanan Kesehatan mengalami kerugian paling signifikan, menyebabkan pasar melemah.
T: Perusahaan mana yang menjadi pecundang terbesar di indeks?
J: Rolls-Royce Holdings PLC adalah saham dengan kinerja terburuk, dengan sahamnya jatuh 6,50% pada penutupan perdagangan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait