TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 09, 2026
2 min read
1

Indeks Investing.com United Kingdom 100 mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan penurunan tipis 0,04%. Penurunan kecil ini terutama didorong oleh kerugian di sektor-sektor utama, menunjukkan sentimen yang beragam di kalangan investor.
Tekanan datang dari sektor Media, Perangkat Lunak & Layanan Komputer, dan Telekomunikasi Jalur Tetap, yang memimpin penurunan. Di seluruh Bursa Efek London, saham yang jatuh lebih banyak daripada yang naik, yaitu 988 berbanding 785, dengan 514 saham mengakhiri sesi tanpa perubahan.
Meskipun indeks mengalami penurunan, beberapa perusahaan mencatat kenaikan yang kuat. BP PLC (LON:BP) menjadi saham berkinerja terbaik, naik 3,16%. United Utilities Group PLC (LON:UU) juga bertambah 2,27%, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Di sisi lain, Entain PLC (LON:ENT) adalah saham berkinerja terburuk, jatuh 8,39%.
Penutupan pasar yang hampir datar menunjukkan kekuatan mendasar di beberapa area, seperti energi, yang menyeimbangkan kelemahan di sektor teknologi dan media. Investor akan terus memantau rotasi sektor dan harga komoditas, dengan harga minyak mentah dan emas berjangka diperdagangkan lebih tinggi.
T: Indeks Inggris mana yang paling terpengaruh?
J: Indeks Investing.com United Kingdom 100 turun sebesar 0,04%.
T: Sektor mana yang memimpin penurunan?
J: Sektor Media, Perangkat Lunak & Layanan Komputer, dan Telekomunikasi Jalur Tetap adalah pendorong utama kerugian.
T: Apakah ada perusahaan yang berkinerja menonjol?
J: Ya, BP PLC naik 3,16%, sementara United Utilities Group PLC naik 2,27% mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

09 Apr 2026
Rilis Data CPI AS: Momen Krusial bagi Pasar