TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 27, 2026
2 min read
2

Saham Inggris dan pound sterling melemah pada hari Jumat, menghadapi tekanan dari ketegangan geopolitik internasional dan data ekonomi domestik. Sentimen negatif ini terlihat di seluruh indeks utama Eropa, mencerminkan kecemasan pasar yang lebih luas.
Pada pukul 12:25 GMT, indeks acuan FTSE 100 mencatat penurunan 0,4%. Di pasar mata uang, pound Inggris melemah terhadap dolar AS, dengan pasangan GBP/USD turun 0,4% menjadi 1,3281. Penurunan ini juga terjadi di Eropa kontinental, di mana DAX Jerman dan CAC 40 Prancis masing-masing turun 1,3% dan 0,8%.
Penurunan pasar ini disebabkan oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang biasanya mendorong investor menuju aset yang lebih aman. Memperparah masalah ini, data terbaru menunjukkan penurunan penjualan ritel Inggris untuk bulan Februari, menandakan melemahnya kepercayaan konsumen dan potensi kekhawatiran bagi ekonomi domestik.
Investor tetap berhati-hati karena kombinasi ketidakpastian geopolitik dan tanda-tanda melemahnya belanja konsumen membebani aset-aset Inggris. Arah pasar di masa depan kemungkinan akan bergantung pada perkembangan di Timur Tengah dan laporan ekonomi berikutnya.
T: Mengapa saham Inggris jatuh?
J: Saham Inggris jatuh terutama karena kekhawatiran investor atas meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data penjualan ritel Februari yang mengecewakan.
T: Bagaimana reaksi pound Inggris?
J: Pound Inggris melemah, turun 0,4% terhadap dolar AS, mencerminkan sentimen penghindaran risiko yang lebih luas di pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait