TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4월 09, 2026
2 min read
5

UBS melaporkan bahwa pelemahan franc Swiss baru-baru ini, yang menempatkannya sebagai mata uang G10 dengan kinerja terburuk ketiga terhadap dolar AS sejak dimulainya konflik Iran, diperkirakan hanya bersifat sementara. Bank tersebut mengaitkan penurunan ini terutama dengan faktor-faktor sementara.
Penolakan Bank Nasional Swiss yang semakin besar terhadap penguatan franc dan arus penyeimbangan kembali akhir bulan dari investor lokal menjadi pendorong utama depresiasi mata uang tersebut. Menyusul penurunan aset asing, investor uang riil Swiss meningkatkan permintaan untuk USD/CHF dan EUR/CHF, berkontribusi pada kinerja franc yang lemah minggu lalu.
UBS memperkirakan dampak dari arus yang sensitif waktu ini akan memudar dalam waktu dekat. Bank tersebut mempertahankan perkiraan bullish untuk franc, dengan target EUR/CHF 0,90 untuk akhir kuartal kedua. Pandangan ini didukung oleh ekspektasi bahwa inflasi domestik yang lebih rendah akan memungkinkan SNB untuk mentolerir apresiasi nominal, asalkan nilai tukar efektif riil tetap stabil.
Penurunan indeks nilai tukar efektif riil baru-baru ini telah meredakan kekhawatiran valuasi bagi UBS. Bank tersebut mengantisipasi bahwa tekanan sementara pada franc akan mereda, menegaskan kembali prospek positifnya karena investor domestik diperkirakan akan terus memilih aset lokal daripada aset asing.
T: Mengapa franc Swiss melemah baru-baru ini?
J: Pelemahan ini didorong oleh kebijakan Bank Nasional Swiss yang menentang franc yang kuat dan permintaan mata uang akhir bulan dari investor lokal yang menyeimbangkan kembali portofolio mereka.
T: Apa perkiraan UBS untuk franc Swiss?
J: UBS mempertahankan pandangan bullish dengan target akhir Q2 sebesar 0,90 untuk EUR/CHF, percaya bahwa pelemahan baru-baru ini bersifat sementara.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait