TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 19, 2026
2 min read
35

CEO UBS Sergio Ermotti secara terbuka mengkritik perdebatan saat ini seputar regulasi perbankan Swiss, menyatakan bahwa fokus berlebihan pada ketakutan dan risiko membahayakan kepercayaan yang diperoleh setelah krisis Credit Suisse.
Komentar Ermotti muncul saat pemerintah Swiss bersiap untuk menerbitkan proposal regulasi perbankan baru sebelum akhir April. Ini menyusul pengambilalihan Credit Suisse oleh UBS yang direkayasa negara pada Maret 2023, di mana UBS baru saja menyelesaikan migrasi semua mantan klien Credit Suisse ke platformnya.
Perdebatan berpusat pada persyaratan modal untuk bank terbesar Swiss. Ermotti secara khusus membela validitas instrumen penyerap kerugian seperti modal Additional Tier 1 (AT1). Ia berpendapat bahwa alat-alat ini diterima secara internasional dan memainkan peran penting dalam menstabilkan Credit Suisse, mendesak aturan yang proporsional dan dibenarkan secara ekonomi.
CEO UBS menganjurkan pendekatan terukur terhadap regulasi berdasarkan penilaian yang matang dan koordinasi internasional, daripada langkah-langkah jangka pendek yang didorong oleh ketakutan. Pasar keuangan kini menantikan proposal spesifik pemerintah Swiss mengenai aturan modal untuk sektor perbankan.
T: Apa kekhawatiran utama CEO UBS Sergio Ermotti?
J: Ia khawatir bahwa "penyebaran ketakutan" dalam perdebatan mengenai regulasi perbankan baru merusak stabilitas keuangan dan kepercayaan yang telah dibangun kembali oleh Swiss.
T: Mengapa instrumen AT1 penting dalam perdebatan ini?
J: Instrumen Additional Tier 1 (AT1) adalah bentuk kunci dari modal penyerap kerugian. Peran dan persyaratannya menjadi inti dari perubahan regulasi yang akan datang untuk bank-bank besar seperti UBS.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait