TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 06, 2026
2 min read
2

Uber Technologies telah memproyeksikan pemesanan kotor kuartal kedua mereka akan melampaui ekspektasi Wall Street, menandakan permintaan yang kuat dan berkelanjutan untuk layanan ride-hailing dan pengiriman mereka. Saham perusahaan meningkat sekitar 9% dalam perdagangan prapasar setelah pengumuman tersebut, mencerminkan sentimen investor yang positif meskipun ada hambatan yang diakui dari konflik Timur Tengah.
Untuk kuartal mendatang yang berakhir pada bulan Juni, Uber mengantisipasi pemesanan kotor berada dalam kisaran $56,25 miliar hingga $57,75 miliar. Proyeksi ini secara signifikan lebih tinggi dari perkiraan rata-rata analis sebesar $56,07 miliar, menurut data LSEG. Proyeksi tersebut juga memperhitungkan dampak negatif 60 basis poin dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Untuk kuartal pertama, perusahaan melaporkan total pemesanan kotor sebesar $53,7 miliar, yang berhasil melampaui perkiraan pasar, meskipun pendapatan sebesar $13,2 miliar tidak mencapai target karena faktor-faktor termasuk cuaca buruk di AS dan biaya bahan bakar yang lebih tinggi.
Proyeksi yang kuat ini menunjukkan efektivitas strategi Uber, yang mencakup mempertahankan harga yang stabil dan berekspansi ke segmen dengan margin lebih tinggi seperti platform bisnisnya. Pertumbuhan ini semakin didukung oleh permintaan pengiriman internasional yang kuat dan ekspansi ke pasar baru. Program keanggotaan Uber One juga telah menjadi kontributor signifikan, melampaui 50 juta pengguna dan menyumbang sekitar setengah dari pemesanan kotornya. Selain itu, perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas dan memoderasi tingkat perekrutan.
Ke depan, Uber terus berekspansi melampaui layanan ride-hailing intinya menjadi platform komprehensif yang mencakup pengiriman makanan, perjalanan, dan perdagangan lokal. Perusahaan ini mengejar pendekatan berbasis kemitraan untuk kendaraan otonom, bertujuan untuk memfasilitasi perjalanan robotaksi di sebanyak 15 kota secara global pada akhir tahun 2026, yang menggarisbawahi strategi pertumbuhan dan inovasi jangka panjangnya.
T: Berapa proyeksi pemesanan kotor Uber untuk Q2?
J: Uber memproyeksikan pemesanan kotor Q2 antara $56,25 miliar dan $57,75 miliar, melampaui perkiraan analis sebesar $56,07 miliar.
T: Bagaimana reaksi pasar terhadap proyeksi Uber?
J: Saham Uber naik sekitar 9% dalam perdagangan prapasar setelah rilis proyeksi kuat untuk kuartal kedua.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait