TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 16, 2026
2 min read
21

Produksi minyak mentah harian Uni Emirat Arab anjlok lebih dari 50% setelah perusahaan minyak milik negara ADNOC memulai penghentian produksi secara luas. Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap penutupan efektif Selat Hormuz, titik cekik maritim yang krusial, dan konflik regional yang sedang berlangsung.
Pengurangan UEA adalah bagian dari tren yang lebih besar di seluruh Timur Tengah, yang secara signifikan memengaruhi pasokan energi global. Arab Saudi dilaporkan telah memangkas produksinya sebesar 20%, sementara Irak telah memangkas produksinya sekitar 70%. Analis memperkirakan total pemotongan regional kini berada antara 7 juta hingga 10 juta barel per hari, mewakili 7% hingga 10% dari permintaan global.
Penghentian navigasi komersial melalui Selat Hormuz, yang biasanya memfasilitasi transportasi sekitar seperlima pasokan minyak dunia, telah menciptakan gangguan besar. Situasi ini diperparah oleh serangan yang memaksa ADNOC menghentikan operasi pemuatan di pelabuhan utama Fujairah.
Dengan produsen OPEC utama yang tidak beroperasi, pasar energi global menghadapi guncangan pasokan yang signifikan. Durasi penghentian produksi dan situasi geopolitik di sekitar Selat Hormuz akan menjadi faktor krusial bagi stabilitas pasar dan harga minyak di masa depan.
T: Mengapa UEA memangkas produksi minyaknya?
J: Pemotongan tersebut dipaksakan oleh penutupan Selat Hormuz dan konflik regional, yang menyebabkan ADNOC milik negara menutup sumur-sumur.
T: Seberapa signifikan pemotongan produksi UEA?
J: Produksi harian telah turun lebih dari separuh dari hampir 3,4 juta barel per hari, yang merupakan lebih dari 3% dari permintaan global.
T: Apakah produsen minyak lain terpengaruh?
J: Ya, Arab Saudi dan Irak juga telah melakukan pemotongan produksi yang substansial, berkontribusi pada gangguan pasokan regional yang besar.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait