TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 28, 2026
2 min read
2

Uni Emirat Arab akan meninggalkan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak pada 1 Mei, sebuah langkah yang secara signifikan mengurangi kendali kelompok produsen tersebut atas pasokan minyak global. Sebagai produsen terbesar keempat OPEC, UEA tidak akan lagi terikat oleh target produksi terkoordinasi, mengubah dinamika pasar.
Kepergian ini menyusul ketegangan yang telah berlangsung lama dengan pemimpin de facto Arab Saudi mengenai kuota produksi UEA, yang menurutnya tidak mencerminkan kapasitasnya yang telah diperluas. Keluarnya UEA merupakan pukulan besar bagi organisasi tersebut, karena UEA menyumbang sekitar 3,4 juta barel per hari. Pangsa kolektif OPEC+ dalam produksi minyak global kini diperkirakan akan menurun dari sekitar 50 persen menjadi 45 persen.
Analis berpendapat bahwa keluarnya UEA menandai pelemahan struktural pengaruh jangka panjang OPEC. Meskipun anggota yang tersisa kemungkinan akan terus mengoordinasikan kebijakan pasokan, kekuatan keseluruhan kelompok untuk mengelola harga minyak berkurang. Setelah bebas dari kuota, UEA secara teoritis dapat meningkatkan produksi hingga kapasitas 5 juta barel per hari, meskipun konflik regional saat ini membatasi kemampuannya untuk melakukannya.
Meskipun perpecahan segera dari aliansi OPEC+ yang lebih luas tidak diantisipasi, penarikan diri UEA menandakan pergeseran besar dalam keselarasan produsen. Pasar sekarang akan fokus pada bagaimana Arab Saudi menjaga kohesi dalam kelompok dan apakah negara-negara lain mungkin mempertimbangkan kembali keanggotaan mereka, yang selanjutnya mengikis kekuatan historis kartel tersebut.
T: Mengapa UEA meninggalkan OPEC?
J: Alasan utamanya adalah ketidaksepakatan mengenai kuota produksinya, karena UEA menginginkan batas yang lebih tinggi untuk menyesuaikan dengan peningkatan investasinya dalam kapasitas produksi.
T: Apa dampak langsung terhadap pangsa pasar OPEC?
J: Kepergian ini akan menyebabkan kendali kelompok OPEC+ atas produksi minyak global turun dari sekitar 50 persen menjadi 45 persen.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait