TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 23, 2026
2 min read
2

Tesla secara resmi telah menghentikan sistem bantuan pengemudi Autopilot standarnya untuk pembelian kendaraan baru di Amerika Serikat dan Kanada. Langkah strategis ini dirancang untuk mengarahkan pelanggan menuju paket perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised) perusahaan yang lebih canggih.
Keputusan ini menyusul pengumuman Tesla baru-baru ini untuk menghapus opsi pembelian satu kali seharga $8.000 untuk perangkat lunak Full Self-Driving-nya. Perusahaan kini sepenuhnya beralih ke model berbasis langganan untuk fitur bantuan pengemudi canggihnya, bertujuan untuk menghasilkan pendapatan berulang dari divisi perangkat lunaknya.
Pembeli baru yang menginginkan fitur bantuan pengemudi canggih kini harus memilih langganan Full Self-Driving (Supervised) seharga $99 per bulan. Perubahan ini memengaruhi total biaya kepemilikan dan dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Bagi Tesla, ini merupakan langkah signifikan dalam memonetisasi teknologinya melalui pendekatan berbasis layanan.
Dengan menghapus penawaran Autopilot dasarnya, Tesla jelas memprioritaskan perangkat lunak FSD premiumnya. Analis pasar kini akan fokus pada tingkat adopsi model langganan baru dan dampak jangka panjangnya terhadap pendapatan dan profitabilitas perusahaan.
T: Mengapa Tesla menghentikan Autopilot dasar?
J: Untuk mendorong pelanggan mengadopsi sistem Full Self-Driving (Supervised) yang lebih canggih, yang kini tersedia melalui langganan bulanan.
T: Bagaimana pelanggan dapat mengakses fitur bantuan pengemudi Tesla sekarang?
J: Pelanggan baru dapat mengakses fitur canggih dengan berlangganan perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised) seharga $99 per bulan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait