Mahkamah Agung Akan Menyidangkan Banding Gugatan Roundup Bayer

User profile image

TrustFinance Global Insights

Jan 16, 2026

2 min read

3

Mahkamah Agung Akan Menyidangkan Banding Gugatan Roundup Bayer

Perkembangan Kunci dalam Litigasi Roundup

Mahkamah Agung AS telah setuju untuk menyidangkan banding Bayer untuk membatasi ribuan gugatan yang mengklaim herbisida Roundup miliknya menyebabkan kanker. Keputusan ini berpotensi melindungi perusahaan dari miliaran dolar kerugian di masa depan.

Tinjauan Situasi

Kasus ini bermula dari keputusan pengadilan Missouri untuk menguatkan putusan ganti rugi sebesar $1,25 juta untuk seorang penggugat yang menderita limfoma non-Hodgkin. Bayer menghadapi klaim serupa dari sekitar 65.000 penggugat. Perusahaan berpendapat bahwa hukum federal, khususnya persetujuan Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) atas label Roundup tanpa peringatan kanker, harus mengesampingkan klaim hukum negara bagian yang menuntut peringatan tersebut.

Dampak Ekonomi dan Pasar

Setelah pengumuman tersebut, saham Bayer melonjak hampir 5%. Putusan yang menguntungkan Bayer akan menjadi kemenangan signifikan, berpotensi mengakhiri sebagian besar gugatan Roundup yang sedang berlangsung dan di masa depan. Perusahaan telah membayar sekitar $10 miliar untuk menyelesaikan sebagian besar kasus yang tertunda sejak tahun 2020 tetapi terus menghadapi klaim baru.

Ringkasan dan Prospek

Keterlibatan Mahkamah Agung menandai titik krusial dalam litigasi yang telah berlangsung lama ini. Keputusan yang menguntungkan Bayer dapat menetapkan preseden besar untuk preemption federal dalam kasus tanggung jawab produk, secara signifikan mengurangi eksposur hukum dan keuangan perusahaan.

FAQ

T: Mengapa keputusan Mahkamah Agung untuk menyidangkan kasus ini penting?
J: Ini dapat menciptakan preseden hukum bahwa peraturan federal mengesampingkan persyaratan peringatan tingkat negara bagian, berpotensi mengakhiri ribuan gugatan terhadap Bayer.

T: Bagaimana reaksi pasar segera setelahnya?
J: Saham Bayer meningkat hampir 5%, mencerminkan optimisme investor bahwa perusahaan dapat membatasi kewajibannya dari litigasi Roundup.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.