TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 26, 2026
2 min read
3

Produsen perangkat medis Stryker mengumumkan bahwa operasinya terus membaik menuju kapasitas penuh setelah serangan siber yang signifikan. Perusahaan mengonfirmasi bahwa sebagian besar lokasi manufaktur dan jalur kritisnya telah dipulihkan, yang menyebabkan kenaikan harga sahamnya sebesar 2%.
Pada 11 Maret, operasi Stryker terganggu secara signifikan oleh serangan siber yang memengaruhi pemrosesan pesanan, manufaktur, dan pengiriman produk. Kelompok peretas yang terkait dengan Iran, yang dikenal sebagai Handala, mengklaim bertanggung jawab, menyatakan serangan itu sebagai pembalasan atas serangan yang tidak terkait. Serangan itu terutama memengaruhi perangkat jarak jauh yang menjalankan sistem operasi Windows milik Microsoft.
Pasar merespons positif berita pemulihan ini, dengan saham Stryker naik 2%. Perusahaan telah berhasil memulihkan sistem pemesanan elektronik untuk pelanggan dan secara aktif berupaya untuk menyelesaikan pesanan tertunda (backorder) serta meningkatkan produksi. Stryker bekerja sama dengan pakar keamanan siber eksternal dan pihak berwenang untuk mengelola situasi dan mengamankan sistemnya.
Stryker berada di jalur yang jelas menuju pemulihan operasional penuh setelah serangan siber. Reaksi positif pasar saham mencerminkan kepercayaan investor terhadap respons perusahaan. Fokus utama saat ini adalah memenuhi pesanan yang tertunda dan memastikan keamanan sistem terhadap ancaman di masa depan.
T: Apa dampak serangan siber terhadap Stryker?
J: Serangan itu menghambat kemampuan Stryker untuk memproses pesanan, memproduksi produk, dan melakukan pengiriman, menyebabkan gangguan bisnis yang meluas.
T: Bagaimana reaksi saham Stryker terhadap berita pemulihan?
J: Saham Stryker naik 2% setelah perusahaan mengumumkan bahwa sebagian besar kapasitas manufakturnya telah dipulihkan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait