TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 15, 2026
2 min read
2

Pound Inggris (Sterling) mengalami tekanan jual yang signifikan, jatuh ke level terendah dalam lebih dari lima minggu. Penurunan ini disebabkan oleh kombinasi masalah politik domestik dan guncangan inflasi global yang didorong oleh kenaikan harga energi, menyebabkan kemunduran luas pada aset-aset Inggris.
Pada pukul 08:55 ET, pasangan mata uang GBP/USD turun 0,41% menjadi 1,3354, sementara pasangan EUR/GBP tetap stabil. Pound berada di jalur untuk kinerja mingguan terburuknya dalam beberapa bulan, kehilangan hampir 2% terhadap dolar AS sepanjang minggu, mencerminkan melemahnya kepercayaan investor.
Konvergensi ketidakpastian politik dan inflasi yang persisten mengganggu pasar. Kelemahan Sterling yang berkelanjutan ini dapat semakin memperburuk tekanan inflasi dengan meningkatkan biaya impor, menciptakan tantangan tambahan bagi keputusan kebijakan moneter Bank of England.
Sentimen pasar terhadap aset-aset Inggris tetap bearish. Para trader akan memantau dengan cermat perkembangan lanskap politik Inggris dan pasar energi global, karena faktor-faktor ini diperkirakan akan terus mendorong volatilitas pound dalam waktu dekat.
T: Mengapa Pound Inggris jatuh?
J: Pound menurun karena kombinasi gejolak politik domestik dan guncangan inflasi global yang disebabkan oleh kenaikan harga energi.
T: Seberapa banyak pound telah jatuh terhadap dolar AS?
J: Pasangan GBP/USD baru-baru ini turun 0,41% menjadi 1,3354 dan telah terdepresiasi hampir 2% sepanjang minggu.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait