TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 14, 2026
2 min read
2

Kontrak berjangka kedelai Chicago Board of Trade mencapai puncak dua bulan sebelum ditutup hampir tidak berubah pada hari Rabu. Sentimen pasar didorong oleh spekulasi peningkatan pembelian produk pertanian oleh Tiongkok menyusul diskusi tingkat tinggi antara pejabat AS dan Tiongkok.
Optimisme terhadap permintaan Tiongkok yang lebih tinggi didukung oleh perkiraan terbaru dari Departemen Pertanian AS (USDA). USDA memproyeksikan bahwa stok akhir kedelai AS untuk periode 2026/27 akan lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya oleh analis pasar, menambah dukungan mendasar pada harga. Para pedagang kini berfokus pada hasil negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung.
Meskipun ada reli intraday, pasar menunjukkan penutupan yang hati-hati. Kontrak berjangka kedelai CBOT Juli ditutup naik 2-1/4 sen pada $12.29 per bushel. Namun, pengamat pasar tidak mengantisipasi pesanan baru yang signifikan di luar yang telah diuraikan dalam perjanjian sebelumnya. Pada komoditas terkait, minyak kedelai CBOT Juli mengalami penurunan, jatuh 1.04 sen untuk ditutup pada 74.32 sen per pon.
Arah jangka pendek pasar kedelai tetap sangat terikat pada hasil nyata dari dialog perdagangan AS-Tiongkok. Meskipun optimisme memicu kenaikan harga baru-baru ini, pasar menanti perjanjian pembelian konkret untuk mempertahankan momentum kenaikan. Para pedagang akan terus memantau perkembangan diplomatik dengan cermat.
T: Mengapa kontrak berjangka kedelai mencapai puncak dua bulan?
J: Harga naik karena harapan investor bahwa diskusi perdagangan AS-Tiongkok baru-baru ini akan mengarah pada peningkatan pembelian kedelai oleh Tiongkok.
T: Berapa harga penutupan untuk kontrak berjangka kedelai CBOT Juli?
J: Kontrak berjangka kedelai CBOT Juli ditutup pada $12.29 per bushel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.