TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 23, 2026
2 min read
12

Perusahaan perangkat lunak menunda kesepakatan utang karena menghadapi biaya pinjaman yang lebih tinggi dan pengawasan yang lebih ketat dari pemberi pinjaman. Tekanan finansial ini berasal dari kekhawatiran yang berkembang bahwa kecerdasan buatan dapat secara fundamental mengganggu model bisnis mereka, meningkatkan risiko investasi yang dirasakan.
Sektor teknologi, dengan perusahaan perangkat lunak yang membentuk 60% darinya, adalah komponen terbesar dari pasar pinjaman berisiko tinggi (leveraged loan), menyumbang 17% dari pinjaman yang beredar senilai $260 miliar. Sebagian besar dari utang ini dianggap berisiko tinggi, dengan Morgan Stanley memperkirakan bahwa 50% dari pinjaman ini memiliki peringkat kredit 'B- atau lebih rendah'. Eksposur ini membuat sektor ini sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pemberi pinjaman dan penilaian risiko.
Pemberi pinjaman kini menuntut imbal hasil yang lebih tinggi dan memberlakukan persyaratan yang lebih ketat untuk utang baru bagi perusahaan perangkat lunak. Mencerminkan peningkatan risiko ini, UBS memproyeksikan bahwa tingkat gagal bayar dapat meningkat sebesar 3% hingga 5% di bawah skenario gangguan pasar yang didorong oleh AI yang cepat, dibandingkan dengan ekspektasi pasar saat ini sebesar 1% hingga 2%. Akibatnya, beberapa kesepakatan pembiayaan yang direncanakan telah ditunda karena perusahaan menunggu kondisi pasar yang lebih menguntungkan.
Industri perangkat lunak siap menghadapi tantangan berkelanjutan dalam pembiayaan kembali utangnya, dengan perusahaan berperingkat lebih rendah menghadapi risiko gagal bayar yang meningkat hingga tahun 2026. Penerbitan utang baru diperkirakan akan tetap rendah karena investor dan pemberi pinjaman dengan hati-hati menilai dampak jangka panjang AI terhadap stabilitas dan profitabilitas sektor ini.
T: Mengapa perusahaan perangkat lunak menghadapi biaya pinjaman yang lebih tinggi?
J: Pemberi pinjaman meningkatkan biaya dan pengawasan karena risiko yang dirasakan bahwa kecerdasan buatan dapat mengganggu model bisnis perangkat lunak tradisional, berpotensi menyebabkan tingkat gagal bayar pinjaman yang lebih tinggi.
T: Seberapa signifikan eksposur sektor perangkat lunak di pasar pinjaman?
J: Industri teknologi, yang sebagian besar terdiri dari perusahaan perangkat lunak, menyumbang $260 miliar, atau 17%, dari pasar pinjaman berisiko tinggi, dengan separuh dari pinjaman ini dinilai berisiko tinggi.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait