TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
3

Saham SoftBank Group Corp. mengalami penurunan signifikan hingga 7%, sebagian besar dipengaruhi oleh kinerja buruk dari kepemilikan utamanya, Arm Holdings. Penurunan ini menempatkan SoftBank sebagai salah satu beban terbesar pada indeks Nikkei 225, yang turun 1%.
Aksi jual saham SoftBank menyusul penurunan 8% pada saham Arm di perdagangan setelah jam kerja. Ini dipicu oleh laporan desainer chip asal Inggris tersebut mengenai pendapatan lisensi yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal Desember. Situasi ini diperparah oleh aksi jual yang lebih luas pada saham-saham teknologi di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar kecerdasan buatan.
Menambah tekanan, pemasok chip Qualcomm menyajikan prospek yang lemah, yang berdampak negatif pada Arm karena desainnya sangat penting bagi produsen ponsel pintar. SoftBank, yang memegang 87,1% saham di Arm, sangat terkait dengan kinerja pasar desainer chip tersebut serta ambisi AI dan pembuatan chipnya sendiri.
Korelasi langsung antara hasil keuangan Arm dan nilai saham SoftBank telah ditunjukkan dengan jelas. Investor akan terus memantau kinerja Arm dan sentimen sektor teknologi yang lebih luas sebagai indikator utama untuk prospek SoftBank.
T: Mengapa harga saham SoftBank turun tajam?
J: Saham tersebut turun terutama karena anak perusahaannya, Arm Holdings, melaporkan pendapatan kuartalan yang mengecewakan, yang menyebabkan saham Arm sendiri menurun secara signifikan.
T: Apa masalah utama dengan laporan laba Arm?
J: Pendapatan lisensi Arm untuk kuartal Desember lebih lemah dari ekspektasi pasar.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait