TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 24, 2026
2 min read
3

Sumitomo Mitsui Financial Group, sebuah bank besar Jepang, dilaporkan sedang mempersiapkan potensi pengambilalihan bank investasi AS Jefferies. Menurut laporan Financial Times, SMFG telah membentuk tim untuk bertindak jika penurunan harga saham Jefferies menciptakan peluang akuisisi yang menguntungkan.
Saham Jefferies telah jatuh lebih dari 36% tahun ini, menyusul penurunan signifikan tahun lalu. Penurunan ini terkait dengan keterlibatan divisi manajemen asetnya dalam kebangkrutan pemasok suku cadang mobil First Brands. Menyusul berita pengambilalihan tersebut, saham Jefferies mengalami kenaikan 6% dalam perdagangan di Frankfurt. Jefferies saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $8,17 miliar, dibandingkan dengan SMFG yang sebesar $124 miliar.
Meskipun setiap langkah potensial oleh SMFG tidak dianggap akan segera terjadi, persiapan tersebut menandakan niat strategis. Hambatan utama tetap apakah para eksekutif Jefferies akan menyetujui penjualan pada valuasi yang tertekan saat ini. Pasar akan memantau dengan cermat kinerja saham Jefferies dan setiap pernyataan resmi dari salah satu lembaga keuangan mengenai potensi kesepakatan.
SMFG secara strategis memposisikan diri untuk kemungkinan akuisisi Jefferies, didorong oleh nilai pasar bank AS yang menurun. Namun, kesepakatan tidak dijamin dan bergantung pada kondisi pasar serta kesediaan kepemimpinan Jefferies untuk menjual.
T: Mengapa SMFG mempertimbangkan pengambilalihan Jefferies?
J: SMFG melihat peluang potensial karena penurunan harga saham Jefferies yang signifikan, yang telah menjadikan bank investasi AS tersebut target akuisisi yang lebih terjangkau.
T: Apa yang menyebabkan harga saham Jefferies jatuh?
J: Saham tersebut turun lebih dari 36% tahun ini, terkait dengan pengawasan terhadap standar pinjamannya dan hubungannya dengan kebangkrutan First Brands, pemasok suku cadang mobil AS.
Sumber: Financial Times via Reuters

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait