TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 16, 2026
2 min read
4

Saham perusahaan layanan makanan Belanda Sligro (AS:SLIGR) turun 4% menyusul pengumuman bahwa transisi sistem akuntansi ERP-nya akan menimbulkan biaya signifikan, yang terutama akan berdampak pada laba pada tahun 2026 dan 2027.
Reaksi pasar digambarkan sebagai negatif material oleh ING, yang memproyeksikan potensi penurunan lebih dari 7% dalam perkiraan EBITDA 2026. Penurunan saham ini berbanding terbalik dengan kenaikan 30% sepanjang tahun ini. Sligro juga melaporkan penjualan kuartal pertama sebesar 578 juta euro, meningkat 0,7% dari tahun sebelumnya, namun angka ini meleset dari estimasi konsensus sebesar 1,2%.
Menurut Degroof Petercam, perubahan akuntansi ini diperkirakan akan mengurangi EBITDA 2026 sebesar 12 juta euro. Namun, perusahaan tersebut menekankan bahwa transisi ini tidak akan berdampak pada arus kas perusahaan.
Pengumuman ini telah mengalihkan fokus investor ke tekanan profitabilitas di masa depan, meskipun prospek arus kas perusahaan stabil. Pasar akan memantau dengan cermat bagaimana Sligro mengelola biaya transisi yang akan datang ini.
T: Mengapa harga saham Sligro turun?
J: Perusahaan memperingatkan bahwa biaya dari transisi sistem ERP baru akan berdampak negatif pada labanya pada tahun 2026 dan 2027.
T: Berapa perkiraan dampak pada laba Sligro?
J: Analis memperkirakan penurunan EBITDA 2026 lebih dari 7%, dengan satu perkiraan menunjukkan pengurangan 12 juta euro.
T: Apakah transisi ini memengaruhi arus kas Sligro?
J: Tidak, analis menyatakan bahwa transisi ini tidak berdampak pada arus kas perusahaan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait