TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 03, 2026
2 min read
2

Saham Prelude Therapeutics Inc. (NASDAQ:PRLD) mengalami kenaikan signifikan sebesar 7,9% setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui aplikasi Investigational New Drug (IND) untuk PRT12396.
PRT12396 adalah penghambat JAK2V617F selektif mutan yang dikembangkan untuk mengobati pasien dengan neoplasma mieloproliferatif (MPN). Prelude Therapeutics berencana untuk memulai studi Fase 1, dengan pasien pertama dijadwalkan untuk menerima dosis pada kuartal kedua tahun 2026. Uji coba ini akan mengevaluasi keamanan, efikasi, dan profil farmakokinetik obat pada pasien dengan polisitemia vera risiko tinggi dan mielofibrosis.
Persetujuan FDA ini merupakan tonggak penting dalam transformasi strategis perusahaan, dengan fokus pada program JAK2 dan KAT6-nya. Reaksi pasar positif yang segera terjadi menyoroti kepercayaan investor terhadap jalur klinis Prelude. Perkembangan ini juga terkait dengan perjanjian opsi eksklusif untuk program tersebut dengan Incyte, yang semakin memperkuat potensinya.
Lampu hijau regulasi ini memungkinkan Prelude untuk memindahkan PRT12396 ke uji klinis pada manusia, sebuah langkah krusial bagi perusahaan onkologi presisi ini. Kemajuan di masa depan dalam uji coba Fase 1 akan menjadi katalisator utama bagi valuasi perusahaan dan kedudukannya di sektor onkologi.
T: Apa itu PRT12396?
J: PRT12396 adalah obat investigasi yang dikembangkan oleh Prelude Therapeutics. Ini adalah penghambat JAK2V617F yang ditujukan untuk mengobati jenis kanker darah tertentu yang dikenal sebagai neoplasma mieloproliferatif.
T: Mengapa harga saham Prelude Therapeutics meningkat?
J: Harga saham melonjak 7,9% karena FDA memberikan izin kepada perusahaan untuk memulai uji klinis untuk obat kanker barunya, PRT12396, yang merupakan tonggak positif yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait