TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 14, 2026
2 min read
4

Pound Inggris melemah terhadap mata uang utama pada hari Kamis setelah pengunduran diri Menteri Kesehatan Wes Streeting. Perkembangan ini telah mengintensifkan tekanan politik pada Perdana Menteri Keir Starmer, menyebabkan gejolak di pasar keuangan Inggris menyusul kekalahan Partai Buruh baru-baru ini dalam pemilihan lokal.
Menyusul berita tersebut, Sterling turun sebanyak 0,2% menjadi $1,3502 terhadap dolar AS, setelah diperdagangkan sekitar $1,351 sebelum pengumuman. Mata uang tersebut juga mengalami penurunan terhadap euro, dengan nilai tukar bergerak ke 86,68 pence per euro dari 86,66 sebelumnya dalam sesi tersebut. Sebaliknya, indeks saham FTSE London menunjukkan ketahanan, diperdagangkan naik 0,38%.
Pasar obligasi pemerintah Inggris juga bereaksi terhadap meningkatnya ketidakpastian politik. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris 10 tahun turun 4,3 basis poin, menetap di 5,026% dibandingkan 5,05% sebelumnya. Penurunan imbal hasil ini menunjukkan investor mungkin beralih ke utang pemerintah yang lebih aman di tengah gejolak politik.
Pengunduran diri tersebut telah memperkenalkan lapisan ketidakpastian baru ke dalam lanskap politik Inggris, secara langsung memengaruhi pasar mata uang dan obligasi. Meskipun pasar ekuitas tetap positif untuk saat ini, investor akan memantau dengan cermat perkembangan politik lebih lanjut dan potensi konsekuensi ekonominya. Lintasan pound kemungkinan akan tetap sensitif terhadap berita politik domestik dalam beberapa hari mendatang.
Q: Mengapa pound jatuh?
A: Pound jatuh karena meningkatnya ketidakpastian politik di Inggris menyusul pengunduran diri Menteri Kesehatan Wes Streeting, yang menambah tekanan pada pemerintah.
Q: Bagaimana reaksi pasar Inggris lainnya?
A: Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris 10 tahun menurun, menunjukkan potensi pelarian ke aset aman, sementara indeks saham FTSE naik 0,38%.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait