TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 01, 2026
2 min read
15

Pound Inggris dan Euro sedikit menguat terhadap dolar AS menyusul dugaan intervensi mata uang oleh otoritas Jepang. Tindakan ini, yang bertujuan untuk mendukung yen, menyebabkan gejolak di pasar valuta asing dan menyebabkan pelemahan sementara pada dolar AS.
Pada pukul 08:40 GMT, pasangan mata uang GBP/USD mengalami kenaikan moderat sebesar 0,04% dan diperdagangkan pada 1.3606. Secara paralel, pasangan EUR/USD menguat 0,11%, mencapai 1.1744. Pergerakan ini terjadi selama periode perdagangan yang tipis, yang mungkin telah memperkuat dampaknya.
Konsensus pasar menunjukkan bahwa para pejabat di Tokyo menjual dolar AS untuk menopang yen Jepang. Menurut analis dari ING, ini bisa menjadi langkah awal dalam kampanye berkelanjutan untuk menjaga nilai tukar USD/JPY di bawah 160. Namun, para ahli memperingatkan bahwa pelemahan dolar kemungkinan tidak akan berlangsung lama.
Meskipun intervensi telah memberikan dorongan jangka pendek bagi sterling dan euro, kekuatan mendasar dolar AS diperkirakan akan tetap bertahan. Para trader akan memantau dengan cermat tindakan lebih lanjut dari otoritas Jepang dan dampak yang lebih luas terhadap valuasi mata uang global.
T: Mengapa Pound Inggris menguat terhadap dolar?
J: Pound menguat karena dolar AS sedikit melemah setelah Jepang diduga menjual dolar untuk mendukung mata uangnya sendiri, yen.
T: Apa itu intervensi mata uang?
J: Ini adalah tindakan yang diambil oleh bank sentral atau pemerintah untuk memengaruhi nilai tukar mata uangnya, biasanya dengan membeli atau menjual mata uangnya di pasar valuta asing.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait